VISI.NEWS | JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung
kembali meraih
penghargaan nasional sebagai kabupaten pengendali
inflasi daerah terbaik tingkat nasional dari pemerintah pusat. Angka inflasi di Kabupaten Bandung menjadi salah satu yang terendah di
Indonesia.
Atas
prestasi luar biasa tersebut, Pemkab Bandung tidak hanya menerima penghargaan, namun juga langsung diguyur insentif fiskal berupa dana insentif daerah (DID) oleh pemerintah pusat sebesar Rp 9.270.469.000.
Penghargaan dan penyerahan insentif fiskal atas
bonus kinerja tahun berjalan dalam upaya pengendalian inflasi tersebut dilaksanakan oleh Menteri
Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani kepada
Bupati Bandung yang diwakili oleh
Sekda Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana di Gedung Sasana Bhakti Praja,
Kemendagri, Jakarta, Senin (6/10/
2023).
Keberhasilan pengendalian inflasi ini tak lepas dari strategi jitu
Bupati Bandung
Dadang Supriatna yang melakukan langkah-langkah konkret untuk mengendalikan inflasi daerah. Buktinya, saat ini inflasi di Kabupaten Bandung hanya di angka
2,27 persen.
"Alhamdulillah
hari ini kami memperoleh penghargaan nasional sebagai kabupaten pengendali inflasi daerah terbaik tingkat nasional dari pemerintah pusat. Kami juga memperoleh insentif fiskal atau bonus kinerja ini," kata Bupati H.M. Dadang Supriatna, Senin (6/11/2023).
Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas kerjasama seluruh jajaran OPD Pemkab Bandung, pemerintah kecamatan dan desa serta seluruh masyarakat Kabupaten Bandung dan seluruh stakeholder terkait.
Berbagai program dan
kebijakan konkret yang dijalankan Bupati Bandung Dadang Supriatna seperti pemberian dana
bantuan langsung tunai (
BLT), pemberian bantuan cadangan
pangan daerah, hingga pelaksanaan
sidak dan operasi
pasar murah dinilai berhasil mengendalikan inflasi di Kabupaten Bandung.
Selain itu, program
Bupati Dadang Supriatna yakni pemberian modal
bergulir tanpa bunga dan tanpa agunan, pemberian insentif
guru ngaji, insentif RT/RW, pelaksanaan program kartu tani hingga pemberian diskon pembayaran
air PDAM juga berkontribusi terhadap upaya pengendalian inflasi.
"Bonus kinerja ini akan dikembalikan kepada masyarakat dan penerima manfaat lainnya. Salah satunya nanti kita akan buat operasi
pasar murah yang disubsidi. Subsidinya kita ambil dari DID,"
ungkap Ketua
PKB Kabupaten Bandung itu.
Selain itu, kata Bupati, dana insentif daerah dapat digunakan untuk pengembangan
infrastruktur, peningkatan
pelayanan publik, atau pengembangan sektor
ekonomi di Kabupaten Bandung.
Sebagai
informasi, insentif fiskal yang diberikan kepada daerah dengan kinerja baik dalam pengendalian inflasi adalah bentuk penghargaan atau dorongan dari pemerintah pusat kepada daerah yang berhasil mencapai target pengendalian inflasi yang ditetapkan.
Insentif ini bertujuan untuk mendorong daerah-daerah tersebut agar terus melaksanakan kebijakan yang efektif dalam mengendalikan inflasi.
Bupati Dadang Supriatna mencontohkan, melalui program BLT diharapkan masyarakat dapat memperoleh bantuan yang dapat membantu memenuhi
kebutuhan dasar mereka, seperti
makanan,
pendidikan,
kesehatan, dan lainnya.
"Dengan adanya
apresiasi dan insentif fiskal ini, insya
Allah akan semakin memotivasi kami untuk terus melaksanakan kebijakan yang efektif dalam mengendalikan inflasi, sehingga stabilitas harga dapat terjaga dengan baik dan pertumbuhan ekonomi dapat tercapai," tutur Dadang Supriatna.
Sementara itu, Sekda
Kab.Bandung, Cakra Amiyana menyampaikan, bahwa penghargaan ini diraih atas kebijakan, bimbingan dan arahan Bupati Bandung, sehingga para perangkat daerah dapat memaksimalkan kinerjanya dalam pengendalian inflasi.
@alfa