Pemkab Bandung Gelar Pelatihan Kewirausahaan, Bahasa Jepang dan Korea, Ini Harapan Bupati

Desi Rossilawati
Kamis, 17 April 2025 | 06:58 WIB
Bagikan
Pemkab Bandung Gelar Pelatihan Kewirausahaan, Bahasa Jepang dan Korea, Ini Harapan Bupati

"Tentu Kabupaten Bandung sudah melakukan langkah-langkah inovasi untuk kemajuan bangsa dan negara," katanya.

Bupati Bedas menyebutkan bahwa pihaknya berusaha untuk menaikkan kuota peserta pelatihan bahasa Jepang dan pelatihan bahasa Korea pada tahun 2025 ini.

"Sebelumnya dengan kuota 100-120 orang per tahun. Insya Allah tahun ini dinaikkan kuotanya 500 persen, yaitu menjadi 500 orang," katanya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung mengatakan bahwa pekerja migran Indonesia, khususnya asal Kabupaten Bandung yang sudah bekerja di Korea maupun Jepang sudah bisa menikmati pendapatannya.

"Pendapatannya Rp 25 juta sampai Rp 40 juta per bulan. Biaya hidupnya bisa mencapai Rp 10 juta," ujarnya.

Bupati mengatakan pelatihan bahasa Jepang dan bahasa Korea yang dilaksanakan Dinas Ketenagakerjaan ini merupakan masuk pada program 100 hari kerja Bupati Bandung pada periode kedua.

"Insya Allah sekitar 500 orang dipersiapkan untuk bekerja di luar negeri. Maka saya berharap sebelum berangkat kerja ke Korea dan Jepang, untuk memanfaatkan pelatihan ini, fokus dan disiplin," katanya.

Kang DS pun mengajak kepada para peserta pelatihan yang sudah mendapatkan perhatian dari Dinas Ketenagakerjaan untuk bersyukur. Ia berharap para peserta pelatihan dapat memahami bahasa Jepang dan bahasa Korea, untuk persiapan bekerja di negara tersebut.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.