Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Pemkab Bandung Gelar Gerakan Pangan Murah: Distribusikan 120 Ton Beras ke 31 Kecamatan

Desi Rossilawati
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 14:02 WIB
Bagikan
Pemkab Bandung Gelar Gerakan Pangan Murah: Distribusikan 120 Ton Beras ke 31 Kecamatan

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan gerakan pangan murah yang dilaksanakan secara serentak di 31 kecamatan, Sabtu (30/8/2025). Gerakan pangan murah ini dilaksanakan secara serentak pula se-Indonesia, yang diinisiasi oleh pemerintah pusat bersama jajaran kementerian.

Untuk mensukseskan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna yang sedang berada di Kota Ternate yang sedang melaksanakan kegiatan City Sanitation Summit XXIII Tahun 2025 ini menyempatkan mengikuti zoom meeting bersama jajaran pemerintah pusat dalam pelaksanaan gerakan pangan murah.

Jajaran OPD/Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, mulai dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kawaludin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) Uka Suska Puji Utama, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Dicky Anugrah, dan jajaran lainnya turut serta dalam pelaksanaan zoom meeting gerakan pangan murah se-Indoensia yang diikuti di Aula Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung.

Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Tinton Amin Putra dan jajaran TNI lainnya, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dan para pihak lainnya turut hadir pada zoom meeting tersebut.

Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Dispakan Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan bahwa pelaksanaan gerakan pangan murah di Kabupaten Bandung yang dilaksanakan secara nasional ini, khususnya di Kabupaten Bandung dilaksanakan serentak di 31 kecamatan.

"Sebanyak 120 ton beras yang didistribusikan kepada masyarakat di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung," kata Uka Suska dalam keterangannya.

Uka Suska mengatakan gerakan pangan murah ini dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Selain itu untuk meringankan beban masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan, khususnya beras yang dipasarkan Rp 60.000/5 kg.

"Harga beras ini dibawah harga pasar. Dalam gerakan pangan murah ini, Pemkab Bandung bekerjasama dengan Bulog," katanya.

Uka Suska mengatakan kegiatan gerakan pangan murah ini juga disamping membantu masyarakat yang memerlukan beras dengan harga murah juga dalam rangka mengendalikan inflasi.

Pantauan di lapangan, gerakan pangan murah ini mendapatkan sambutan masyarakat di setiap kecamatan di Kabupaten Bandung. Di antaranya di Kecamatan Majalaya, sejumlah warga berburu kebutuhan beras murah itu untuk pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.

"Alhamdulillah, gerakan pangan murah yang dilaksanakan serentak secara nasional dan diikuti pula oleh jajaran Pemkab Bandung hingga tingkat kecamatan ini sangat membantu masyarakat. Masyarakat juga terlihat antusias untuk berburu kebutuhan beras yang bisa digunakan sehari-hari," kata Camat Majalaya Rofiran.

Demikian pula ratusan warga di Kecamatan Nagreg, juga turut berburu gerakan pangan murah tersebut. Bahkan sejak pagi, warga sudah menunggu pendistribusian beras di halaman Kantor Kecamatan Nagreg. Sehingga begitu beras itu sampai ke halaman Kantor Kecamatan Nagreg, pegawai Pemerintahan Kecamatan Nagreg langsung mendistribusikan beras itu kepada masyarakat bekerjasama dengan aparatur desa setempat. @kos

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.