Pemkab Bandung Gandeng 37 Perusahaan dan 3 Lembaga Pelatihan Kerja di Job Fair Spirit Bedas 2025

Desi Rossilawati
Rabu, 1 Oktober 2025 | 13:12 WIB
Bagikan
Pemkab Bandung Gandeng 37 Perusahaan dan 3 Lembaga Pelatihan Kerja di Job Fair Spirit Bedas 2025

"Hari ini dengan programnya Pak Presiden, saya yakin akan membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Kenapa? Karena program MBG saja ini tidak kurang dari 18.000 orang untuk pekerja di dapur MBG saja," katanya.

Menurutnya, dengan adanya program MBG itu ada multiplier effect secara ekonomi mikro, yaitu akan menambah para petani milenial. Di antaranya ada pembudidaya ikan, menanam kangkung, menanam sayur mayur, peternakan ayam petelur dan ayam pedaging.

"Ini semua kita arahkan dan dorong melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sehingga perekonomian di Kabupaten Bandung bisa meningkat," tuturnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini juga merasa yakin dengan peredaran uang Rp 5 triliun per tahun pada program MBG itu, akan terjadi multiplier effect secara ekonomi mikro karena uang akan beredar di masyarakat.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kabupaten Bandung, Dadang Komara, mengatakan pelaksanaan Job Fair Spirit Bedas 2025 ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Job Fair ini dengan tema 'Dengan Semangat Pancasila, Mari Berkarya Untuk Indonesia'.

Dadang Komara mengatakan bahwa penduduk usia kerja di Kabupaten Bandung pada tahun 2024 tercatat sebanyak 2.842.239 jiwa, dengan jumlah angkatan kerja sebanyak 1.910.662 jiwa, dan yang bekerja sebanyak 1.789.207 jiwa.

Dengan demikian, lanjut Dadang Komara, jumlah pengangguran terbuka tercatat sebanyak 121.454 jiwa atau sebesar 6,36 persen.

"Meskipun angka pengangguran mengalami penurunan dan penduduk yang bekerja meningkat, kita masih diharapkan pada ketidaksesuaian antara kebutuhan tenaga kerja dan ketersediaan tenaga kerja yang memiliki keterampilan, keahlian, serta informasi yang memadai salah satunya tantangan besar adalah keterbatasan informasi pasar kerja. Di mana pencari kerja tidak mengetahui keberadaan lowongan, dan perusahaan kesulitan menemukan sumber daya manusia atau SDM sesuai kebutuhan mereka. Inilah yang perlu kita jembatani bersama," ujarnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.