Pemerintah Kota Bandung Lanjutkan Siskamling Siaga Bencana di Kujangsari
"Nah khusus RW 6 ini belum rata karena terpecah dua wilayah layanan. Tapi alhamdulillah sebagian sudah 24 jam. Nanti PDAM akan menindaklanjuti yang belum," ujar Farhan, merespons keluhan warga terkait air bersih.
Selain masalah drainase dan air bersih, persoalan keamanan lingkungan juga menjadi sorotan. Farhan meminta pengelola rumah kos di RW 9 untuk memasang CCTV di area parkir kendaraan bermotor guna mencegah pencurian. Ia mengingatkan bahwa tujuan pemasangan CCTV adalah untuk pencegahan, bukan untuk mengintai. “Pastikan di semua kos-kosan itu punya CCTV di tempat parkir motor. Tujuannya bukan untuk mengintai, tapi untuk mencegah. Jangan diviralkan kalau ada kejadian, langsung lapor ke polisi,” pinta Farhan.
Di akhir kegiatan, Wali Kota Bandung menegaskan bahwa Siskamling Siaga Bencana bukan sekadar ronda malam biasa. Kegiatan ini merupakan wadah evaluasi rutin yang menggabungkan unsur keamanan, lingkungan, serta kesiapsiagaan bencana di tingkat RW. Farhan berkomitmen untuk meninjau seluruh RW di Kelurahan Kujangsari secara bergilir agar data lapangan tetap mutakhir dan langkah perbaikan dapat segera diambil.
“Hari ini saya datang ke RW 6 untuk memeriksa data. RW lain nanti akan saya hampiri juga. Setiap RW punya catatan sendiri, dan semuanya akan kita perbaiki bersama,” tutup Farhan.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!