Pemda Jabar dan UPI Bersinergi dalam Program MBKM untuk Pencegahan Stunting dan Pengelolaan Sampah
VISI.NEWS | BANDUNG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, memberikan pembekalan teknis program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kepada mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Auditorium FPEB UPI, Kota Bandung. Kegiatan ini juga disertai dengan penyuluhan terkait pencegahan stunting dan pengelolaan sampah, sebagai bagian dari upaya kolaboratif antara pemerintah dan lembaga pendidikan.
Herman menegaskan pentingnya sinergi antara Pemda Provinsi Jabar dan institusi pendidikan dalam menghadapi isu-isu krusial seperti stunting dan pengelolaan sampah. "Kita baru saja berbagi tentang stunting dengan indikator zero new stunting dan pengelolaan sampah dengan indikator zero food waste. Ini menjadi tema KKN Tematik 2024 hasil kerja sama Pemda Provinsi Jabar, lima kabupaten kota, dan UPI Bandung," ujarnya.
Program KKN Tematik 2024 ini akan melibatkan lebih dari 2.000 mahasiswa yang akan terjun langsung ke masyarakat di delapan kabupaten dan kota, khususnya di kawasan Cekungan Bandung. Fokus mereka tidak hanya pada pendidikan, tetapi juga pada penanganan stunting dan pengelolaan sampah rumah tangga. "Insyaallah, adik-adik mahasiswa akan turun ke lapangan. Ini salah satu bentuk komitmen dan kepedulian Pemda Provinsi Jabar dan UPI untuk masyarakat Jabar," tambah Herman.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UPI, Didi Sukyadi, turut menyampaikan apresiasinya kepada Sekda Jabar dan Pemda Provinsi Jabar yang telah melibatkan UPI dalam program yang dinilai sangat strategis ini. "Ini merupakan tugas kemanusiaan nasional bagi Jawa Barat. Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi seluruh civitas akademika UPI dan masyarakat Jawa Barat," kata Didi.
Program ini menjadi salah satu langkah berkelanjutan dari Pemda Provinsi Jabar dan UPI dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam hal pencegahan stunting dan pengelolaan sampah, yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kehidupan warga di Jawa Barat. @maulana
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!