Pemakaman Khamenei Memanas, Iran Kobarkan Dendam kepada AS dan Israel
Sebagian peserta pemakaman bahkan menyerukan aksi balas dendam terhadap Trump. Kalangan garis keras Iran masih mengaitkannya dengan ketegangan berkepanjangan antara kedua negara sejak operasi militer Amerika Serikat pada 2020 yang menewaskan Jenderal Qassem Soleimani.
Trump Klaim AS Lumpuhkan Militer Iran
Di saat prosesi penghormatan berlangsung di Teheran, Presiden Donald Trump menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat di Washington.
Dalam pidatonya, Trump memuji operasi militer Amerika Serikat dan menyatakan bahwa negaranya telah "melumpuhkan" kekuatan militer Iran selama konflik terbaru. Pernyataan tersebut merupakan klaim dari pihak Amerika Serikat dan belum disertai penilaian independen dalam laporan ini.
Kontras antara suasana berkabung di Iran dan pidato kemenangan di Washington semakin memperlihatkan dalamnya jurang permusuhan antara kedua negara.
Pemerintah Iran memutuskan menunda seluruh agenda perundingan dengan Amerika Serikat hingga seluruh rangkaian prosesi pemakaman Khamenei selesai dilaksanakan.
Keputusan tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa Teheran masih memprioritaskan konsolidasi politik dalam negeri sebelum kembali membuka jalur diplomasi dengan Washington.
Prosesi Berlanjut Hingga Pekan Ini
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!