Pelatih Futsal Lawan, Banting Pemain Saat Selebrasi Kemenangan di Surabaya
VISI.NEWS | SURABAYA - Beredar video viral di salah satu SMP di Surabaya diwarnai aksi salah satu pelatih membanting pemain yang sedang melakukan selebrasi kemenangan, Minggu (27/4/2025) pukul 10.00 WIB. Polisi pun telah menerima laporan terkait peristiwa ini.
Peristiwa itu terjadi dalam rangkaian kompetisi futsal tahunan yang digelar di lapangan sekolah tersebut di Jalan Kawung, Kemayoran, Surabaya Ayah korban pun buka suara terkait hal ini.
"Sempat kami tanyakan, kakak korban menanyakan, apa motifnya? Ya, dalihnya (pelaku) adalah melerai. Padahal kondisi saat itu kan tidak ada pertengkaran sama sekali. Ya, ini kan dalih yang tidak rasional," kata ayah korban, Bambang Sri Mahendra dikutip dalam keterangannya, Selasa (29/4/2025).
Pertandingan futsal berjalan lancar hingga ke babak Semifinal antara MI Al Hidayah melawan SDN Simolawang. Dalam pertandingan itu, Tim Futsal MI Al Hidayah keluar sebagai pemenang kompetisi.
Dalam narasi video yang beredar di media sosial, peristiwa tak terduga terjadi usai pertandingan saat para pemain MI Al Hidayah tengah melakukan selebrasi kemenangan di hadapan para penonton.
Tiba-tiba pelatih Tim Futsal SDN Simolawang menghampiri salah satu siswa dari MI Al Hidayah bernomor punggung 19 yang mengawali selebrasi diikuti para pemain lainnya. Pelatih itu datang dengan berlari kemudian menerjang siswa itu lalu membantingnya ke lapangan.
Akibat hentakan yang cukup kuat, siswa itu sempat berupaya mempertahankan keseimbangan namun pada akhirnya jatuh dengan posisi duduk di lapangan. Korban disebut mengalami keretakan tulang ekor dan sempat dilarikan ke rumah sakit akibat insiden itu.
Atas kejadian ini, pihak keluarga korban melaporkan peristiwa itu ke Polrestabes Surabaya. Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanty Dewi membenarkan adanya laporan dari pihak keluarga korban.
"Laporannya tadi malam (Minggu, 27 April 2025) jam 22.30 WIB," kata Rina dikutip dalam keterangannya, Selasa (29/4/2025). Namun Rina mengaku belum bisa membeberkan lebih lanjut kronologi peristiwa yang terjadi di lapangan SMP Labschool Unesa 1. Sebab saat ini Polrestabes Surabaya masih melakukan penyelidikan. "Masih proses lidik/sidik," ujarnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!