Pelaksanaan Kurban di Bandung Aman dan Sehat, Warga Makin Peduli Prosedur

Desi Rossilawati
Sabtu, 7 Juni 2025 | 19:30 WIB
Bagikan
Pelaksanaan Kurban di Bandung Aman dan Sehat, Warga Makin Peduli Prosedur
VISI.NEWS | BANDUNG - Perayaan Iduladha 1446 Hijriah di Kota Bandung berlangsung lancar, tertib, dan memenuhi standar kesehatan. Meskipun jumlah hewan kurban yang dipotong mengalami sedikit penurunan, proses pelaksanaan dinilai sangat baik oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung. “Alhamdulillah, secara umum pelaksanaan kurban di Kota Bandung berjalan baik. Ini berkat kerja sama semua pihak, dari panitia pemotongan, petugas lapangan, hingga warga yang semakin peduli pada kesehatan dan kelayakan hewan kurban,” ujar Kepala DKPP, Gin Gin Ginanjar, saat meninjau pemotongan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ciroyom, Sabtu (7/6/2025), bersama Wakil Wali Kota Erwin. Menurut Gin Gin, kesadaran masyarakat meningkat signifikan. Banyak panitia masjid dan lingkungan telah menjalankan pemotongan dan distribusi daging secara higienis. Hal ini tidak lepas dari pelatihan teknis yang diberikan DKPP sebelum Iduladha kepada pengurus DKM dan relawan di berbagai wilayah. Hingga hari kedua tasyrik, DKPP telah melakukan pemeriksaan di 177 titik pemotongan, mencakup 740 ekor sapi dan 962 ekor domba/kambing. Dari hasil tersebut, tidak ditemukan kasus yang berbahaya. Hanya terdapat beberapa temuan ringan seperti cacing hati, yang langsung ditangani dengan prosedur pemisahan organ (upkir). DKPP juga mencatat adanya peningkatan kualitas hewan kurban dibandingkan tahun lalu, terutama dari sisi kesehatan organ dalam seperti paru, ginjal, dan trakea. Tren baru juga terlihat, di mana pembelian hewan kurban secara online dan dari luar daerah meningkat. Bahkan, sehari sebelum Iduladha, banyak panitia kebanjiran kiriman hewan dari luar kota, menunjukkan dinamika baru dalam pelaksanaan ibadah kurban. Sementara itu, dari sisi ekonomi, transaksi pembelian hewan kurban lokal tetap hidup, dengan angka mencapai 10.000–11.000 ekor, meski sedikit turun dari tahun lalu. Keberhasilan kurban tahun ini menurut Gin Gin merupakan bukti kuat bahwa gotong royong masyarakat Bandung tetap menjadi kekuatan utama. “Semangat gotong royong ini harus terus dijaga. Kami di pemerintah hanya memfasilitasi, tapi ujung tombaknya adalah warga. Tahun ini kami melihat partisipasi warga luar biasa,” pungkasnya. Gin Gin berharap praktik baik yang dilakukan di Bandung bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain dalam menjaga kualitas ibadah dan kesehatan masyarakat saat perayaan Iduladha. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.