Peduli Banjir, BHS Bagikan Sepatu Boots untuk Siswa SMP
“Besok akan kita kirim 200 sepatu boots dari BHS peduli dan tambahan 150 lagi dari DPC Gerindra Sidoarjo,” katanya.
Pihaknya juga meminta agar pemerintah kabupaten untuk bergerak cepat mengatasi banjir di SMPN 2 Tanggulangin agar proses pembelajaran tidak terganggu.
Seperti perbaikan infrastruktur atau normalisasi sungai tersier dengan kualifikasi kedalaman dan luas yang sesuai. Dimana saat melihat sungai tersier kondisi sungai sudah dilebarkan 6 meter."Tapi kalau ditarik ke ujung semakin menyempit karena adanya bangunan rumah warga," kata Ir H Bambang Haryo Soekartono.
Anggot DPR RI periode 2014-2019 ini menyampaikan wacana pemkab untuk melakukan relokasi sekolah harusnya segera dilakukan jika dilihat dari banjir yang sudah menjadi langganan 4 tahun terakhir ini.
“Karena SMP negeri itu adalah tolak ukur pendidikan masyarakat. Kalau penanganannya terhambat gini kan, psikis dari pada murid ini terganggu dan menjadi malas untuk belajar. Harus segera dilakukan penanganan cepat karena ini penilaian kualitas pendidikan Sidoarjo,” terang Ketua Dewan Pembina DPD Partai Gerindra Jatim ini.
Termasuk disampaikan bahwa perlu dilakukannya suatu kajian terkait tanah disekitar semburan lumpur yang diduga alami penurunan tanah. Sebab semburan lumpur Lapindo yang saat ini mengeluarkan lumpur 100 ribu meter kubik setiap harinya. Dan hal itu dikhawatirkan menjadi pemicu turun nya sedimen tanah.
“Kalau sedimen tanah turun, ini harusnya menjadi warning juga. Perlu dilakukan satu evaluasi apa ini relokasinya tidak hanya sekolah saja mungkin juga satu desa,” pungkasnya.@redho
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!