Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

PBB Serukan Pengalihan Subsidi Bahan Bakar Fosil untuk Dukung Transisi Energi

Desi Rossilawati
Senin, 13 Januari 2025 | 19:00 WIB
Bagikan
PBB Serukan Pengalihan Subsidi Bahan Bakar Fosil untuk Dukung Transisi Energi
VISI.NEWS | ABU DHABI - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak negara-negara di dunia untuk mengurangi subsidi bahan bakar fosil dan mengalihkan dana tersebut ke proyek transisi energi. Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, saat membuka Sidang Majelis Umum ke-15 Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (12/1/2025). "Pemerintah, masyarakat sipil, pengusaha, dan lain-lain harus bekerja sama untuk mendukung transisi energi, termasuk mengalihkan subsidi bahan bakar fosil ke investasi dalam transisi energi," kata Guterres. Ia juga menggarisbawahi perlunya transisi yang adil bagi pekerja dan komunitas yang terdampak. Meskipun kemajuan energi terbarukan terus berkembang dan biaya energi bersih semakin menurun, negara-negara berkembang masih tertinggal. Guterres mengungkapkan bahwa keterbatasan pembiayaan menjadi hambatan utama. Hanya 20% dari total investasi global energi bersih sejak 2016 yang diterima oleh negara-negara berkembang. Untuk mempercepat transisi, diperlukan langkah-langkah seperti meningkatkan kapasitas pinjaman bank pembangunan multilateral, memperluas pembiayaan konsesi, dan mengatasi masalah utang. "Kita juga membutuhkan harga karbon yang efektif dan inovasi-inovasi sumber pembiayaan," kata Guterres. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.