Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026

PBB Ingatkan Israel, Lisensi Senjata Api bagi Warga Sipil hanya akan Memicu Kekerasan

ED
Minggu, 5 Februari 2023 | 11:42 WIB
Bagikan
PBB Ingatkan Israel, Lisensi Senjata Api bagi Warga Sipil hanya akan Memicu Kekerasan

VISI.NEWS | ISRAEL - Keputusan Israel untuk memperluas lisensi senjata api bagi orang Israel hanya akan meningkatkan ketegangan dan kekerasan lebih lanjut dengan orang Palestina, Volker Türk – Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia – telah memperingatkan.

"Rencana Pemerintah Israel untuk mempercepat dan memperluas lisensi senjata api, dengan maksud untuk menambah ribuan warga sipil (Israel) yang membawa senjata api - ditambah dengan retorika penuh kebencian - hanya dapat menyebabkan kekerasan lebih lanjut dan pertumpahan darah," kata Türk dalam sebuah pernyataan. penyataan.

“Kami tahu dari pengalaman bahwa proliferasi senjata api akan meningkatkan risiko pembunuhan dan cedera baik warga Israel maupun Palestina. Oleh karena itu, otoritas Israel harus bekerja untuk mengurangi ketersediaan senjata api di masyarakat,” tambahnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa lebih banyak orang Israel akan diizinkan memiliki lisensi senjata api minggu lalu.

Langkah itu dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah Palestina menyusul operasi militer Israel di kota Jenin, Tepi Barat pekan lalu yang menewaskan 10 warga Palestina. Tujuh orang Israel juga tewas dalam serangan penembakan di Yerusalem Timur yang diduduki.

"Daripada memicu spiral kekerasan yang memburuk, saya mendesak semua orang yang memegang jabatan publik atau posisi otoritas lainnya - bahkan semua orang - untuk berhenti menggunakan bahasa yang menghasut kebencian satu sama lain," kata Türk. "Kebencian yang mengobarkan seperti itu merusak semua orang Israel, Palestina, dan masyarakat."

Komisaris PBB mencatat bahwa 32 warga Palestina telah tewas oleh tembakan tentara Israel sejak awal tahun ini, sementara tujuh warga Israel juga tewas.

“Rakyat Israel dan Wilayah Pendudukan Palestina membutuhkan para pemimpin mereka untuk bekerja – segera – untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi solusi politik untuk situasi yang berlarut-larut dan tidak dapat dipertahankan ini,” tambahnya. @fen/afp/anadolu agency/dailysabah.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.