Pasca-bencana Angin Kencang, Pemkab Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat

ED
Kamis, 22 Februari 2024 | 19:39 WIB
Bagikan
Pasca-bencana Angin Kencang, Pemkab Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat

"Posko lapangan ini untuk menampung warga yang terdampak angin kencang itu yang perlu ada penanganan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung terkait dengan penanganan kesehatan warga. Dengan harapan Dinkes bisa melakukan pengecekan kesehatan warga masyarakat yang terdampak angin kencang tersebut," tutur Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Kang DS mengungkapkan, tindaklanjuti dari penanganan pasca bencana alam itu, BPBD sudah melakukan rapat koordinasi dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung dan OPD terkait. Selain itu dengan sejumlah camat, PMI dan Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Bandung.

"Akhirnya disepakati ditetapkannya status tanggap darurat, meski sampai saat ini BPBD masih melakukan pendataan secara konprehensif. Hari ini pun kami masih menghimpun data dari wilayah yang belum up-date data kebencanaan. Jadi dimungkinkan data masih terus berubah," katanya.

Setelah seluruhnya up-date, imbuh Kang DS, nanti BPBD bisa memperkirakan kira-kira apa yang dibutuhkan oleh warga. Sampai saat ini, katanya, BPBD belum menerima data berkaitan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi kejadian bencana tersebut.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, dimana berdasarkan analisis prakiraan cuaca dari BMKG memang berkaitan dengan prakiraan cuaca ini Kabupaten Bandung sampai bulan Maret 2024 masih memasuki musim hujan," jelas Bupati Bedas ini.

Ia mengatakan ancaman bencana angin kencang, longsor dan banjir di Kabupaten Bandung perlu diwaspadai. Apalagi di musim hujan akan berakhir dan beralih ke musim kemarau ada masa transisi.

"Di masa transisi ini ada ancaman potensi bencana angin kencang. Ini yang perlu diwaspadai," tuturnya.

Kang DS mengungkapkan bahwa pasca bencana alam angin kencang di Kabupaten Bandung itu, tentunya menimbulkan trauma atau ketakutan yang dialami oleh sejumlah warga.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.