Pasar Kreatif 2025 Resmi Dibuka, Hadirkan 331 UMKM dan Gandeng 8 Mall di Kota Bandung

Desi Rossilawati
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 16:53 WIB
Bagikan
Pasar Kreatif 2025 Resmi Dibuka, Hadirkan 331 UMKM dan Gandeng 8 Mall di Kota Bandung
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung kembali menggelar Pasar Kreatif Bandung 2025 sebagai ajang tahunan untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif. Acara ini secara resmi dibuka di D'Botanica Mal dan akan berlangsung bergiliran di delapan pusat perbelanjaan hingga awal Oktober mendatang pada Jumat (8/8/2025). Mengusung semangat kolaborasi dan pemulihan ekonomi, Pasar Kreatif tahun ini melibatkan 331 pelaku usaha, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari kabupaten sekitar seperti Sumedang, Bandung, dan Garut. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Bulan Belanja Bandung yang diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat serta menarik kunjungan wisatawan ke Kota Bandung. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyampaikan bahwa Pasar Kreatif merupakan langkah konkret dalam memperkuat peran UMKM sebagai fondasi ekonomi rakyat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, pengelola pusat perbelanjaan, dan masyarakat dalam menjawab tantangan ekonomi global. “Di tengah kondisi ekonomi dunia yang belum stabil, kita harus menjawab tantangan dengan kerja sama konkret,” ujar Erwin saat meresmikan pembukaan. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, menjelaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan dari segi partisipasi dan wilayah kolaborasi. Ia menargetkan omzet Pasar Kreatif 2025 dapat melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp9,6 miliar. Selain pameran produk unggulan, pelaksanaan Pasar Kreatif juga ditopang oleh peluncuran situs resmi Pasar Kreatif Bandung, yang akan menjadi kanal katalog dan transaksi daring bagi para pelaku usaha. Ketua Dekranasda Kota Bandung, Aryatri Farhan, menambahkan bahwa Pasar Kreatif juga menjadi sarana edukasi dan apresiasi terhadap produk lokal. Dengan kurasi yang ketat, produk yang ditampilkan mencerminkan kualitas, kreativitas, dan kekayaan budaya Bandung dan sekitarnya. “Pasar Kreatif bukan hanya ajang transaksi ekonomi, tapi juga ruang edukasi dan apresiasi,” ujar Aryatri. Pemerintah Kota Bandung berharap Pasar Kreatif Bandung 2025 tidak hanya menjadi motor penggerak ekonomi, tetapi juga memperkuat branding Bandung sebagai kota kreatif bertaraf internasional. @ihda

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.