Partai Politik, Harapan dan Kenyataan
Keberadaan partai politik belum menjalankan fungsinya secara utuh dan maksimal. Partai politik berfungsi sebagai sarana pendidikan politik, namun kenyataanya, rakyat tak semakin cerdas dalam berpolitik. Moralitas politik semakin tereduksi oleh politik transaksional yakni mengambil suara rakyat secara tunai. Masih lebih banyak rakyat yang tidak melek politik dibanding rakyat yang sadar arti dari hak suara yang dimiliknya. Masih banyak rakyat yang rela menjual suaranya dengan harga 50--100 ribu.
Fungsi partai sebagai pencipta iklim yang kondusif bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat hanya tertulis dalam lembaran kertas undang-undang sebab pada realitasnya justru partai politik jadi pemicu konflik dalam masyarakat. Cita-cita luhur kehadiran partai politik untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur, baru sebatas cita-cita namun entah kapan itu bisa terwujud. Wallahu'alam.***
- Penulis, Pemerhati Sosia,Kebangsaan dan Advokat
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!