Panduan Rasulullah SAW dalam Memuliakan Sesama Muslim
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 19 Juni 2025 | 23:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Sebagai umat Islam yang hidup berdampingan dalam masyarakat, kita dituntut untuk menjalin hubungan yang harmonis, penuh penghargaan dan kasih sayang terhadap sesama. Salah satu bentuk penghargaan itu adalah dengan memenuhi hak-hak dasar yang dimiliki oleh setiap Muslim terhadap Muslim lainnya, yang dikenal sebagai haqqul muslim 'alal muslim.
Rasulullah SAW secara langsung mengajarkan nilai ini melalui sabda beliau yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, menyebutkan enam hak utama yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim kepada saudaranya. Ini merupakan wujud nyata dari semangat ukhuwah Islamiyah yang mendasari kehidupan bermasyarakat dalam Islam.
Dalam kitab 'Syarah Riyadhus Shalihin' karya Syaikh Muhammad Al-Utsaimin, dijelaskan bahwa hak sesama Muslim sebenarnya sangat luas dan tak terhitung jumlahnya. Namun, Rasulullah SAW menekankan enam hak ini secara spesifik untuk menunjukkan urgensinya dalam membina hubungan yang kuat antarsesama.
Hadis Nabi SAW tersebut berbunyi:
حَقُّ الْمُسْلِم عَلَى الْمُسْلِمِ سِتْ: إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلَّمْ عَلَيْهِ وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْهُ وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَسَمِّتْهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبَعْهُ.
Artinya: "Hak seorang muslim terhadap sesama muslim ada enam, yaitu bila engkau berjumpa dengannya maka ucapkanlah salam, bila ia memanggilmu maka penuhilah, bila dia meminta nasihat kepadamu maka nasihatilah, bia dia bersin dan mengucapkan Alhamdulillah maka bacalah Yarhamukallah (semoga Allah memberikan rahmat kepadamu), bila dia sakit maka jenguklah, dan bila dia meninggal dunia maka hantarkanlah (jenazahnya)." (HR Muslim).Penjelasan 6 Hak Sesama Muslim
1. Memberi dan Membalas Salam Salam adalah bentuk doa dan kasih sayang. Rasulullah SAW menyatakan bahwa menyebarkan salam adalah jalan menuju iman dan kasih antarsesama. Memberi salam hukumnya sunnah, sementara membalasnya adalah kewajiban. "Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya. Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian telah beriman dan kalian tidak akan beriman hingga kalian saling mengasihi. Apakah kalian ingin saya beri tahu hal yang apabila kalian melakukannya maka kalian akan saling mengasihi: Sebarkanlah salam di antara kalian." (HR Muslim) 2. Memenuhi Undangan Ketika seorang Muslim mengundang saudaranya, maka menghadiri undangan tersebut menjadi hak dan bentuk penghormatan. "Barang siapa yang diundang kemudian ia tidak memenuhi undangan tersebut maka ia telah melakukan maksiat kepada Allah SWT dan rasul-Nya. Dan barang siapa datang dalam suatu undangan padahal ia tidak diundang, maka ia masuk bagai seorang pencuri dan keluar bagaikan orang yang membawa lari harta orang lain." (HR Abu Dawud) 3. Mendoakan yang Bersin Jika seorang Muslim bersin dan mengucap "Alhamdulillah", maka orang yang mendengarnya dianjurkan untuk mendoakan, "Yarhamukallah." Tindakan ini memperkuat hubungan dan menebar kasih di antara sesama. "Apabila kalian bersin, ucapkanlah, 'Segala puji bagi Allah dalam segala kondisi (Alhamdulillahi 'ala kulli haal).' Dan hendaknya saudara atau kawannya mendoakannya, 'Semoga Allah SWT mengasihimu (yarhamukallah).' Apabila saudara atau kawannya tersebut telah mendoakannya, ia (orang yang tadinya bersin) hendaknya berkata, 'Semoga Allah SWT memberimu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu'." (HR Bukhari) 4. Menjenguk yang Sakit Menjenguk saudara yang sedang sakit merupakan amalan penuh pahala dan bisa menjadi penghibur bagi yang diuji. Rasulullah SAW bahkan menyebutkan bahwa orang yang menjenguk berada di tepian surga selama kunjungannya. "Barang menjenguk orang sakit, maka ia masih berada di pinggir surga hingga ia pulang." (HR Muslim) 5. Mengantar Jenazah Menghormati saudara Muslim hingga akhir hayat adalah bagian dari kewajiban sosial. Rasulullah SAW menganjurkan untuk mengantar dan mendoakan jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhir. "Barang siapa mengantar jenazah dan mengangkatnya tiga kali maka ia telah memenuhi hak jenazah tersebut." (HR Tirmidzi) 6. Memberi Nasihat Jika Diminta Nasihat yang diberikan dengan penuh cinta dan kebenaran mencerminkan tanggung jawab moral terhadap sesama. Islam menekankan nilai saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran, sebagaimana tercantum dalam Surah Al-Asr.وَالْعَصْرِۙ
Artinya: Demi masaاِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ
Artinya: sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugianاِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ࣖ
Artinya: kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran. Wallahu a’lam @ffr
BACA JUGA
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!