Panas Ekstrem dan Hujan Kilat di RI, Waspadai Cuaca Tak Menentu
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 5 Mei 2025 | 20:40 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Cuaca di Indonesia belakangan ini bikin bingung: siang panas terik, sore hujan deras. Fenomena ini banyak dikeluhkan warga.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sekitar 21% wilayah Indonesia sudah mulai memasuki musim kemarau, khususnya di bagian Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua bagian selatan. Meski begitu, suhu udara maksimum masih di bawah 35,5°C.
Yang bikin terasa lebih panas, kata BMKG, adalah kelembaban yang tinggi dan angin yang cenderung pelan, membuat tubuh kita merasa seperti sedang dipanggang, padahal suhu tercatat belum terlalu ekstrem.
Meski cuaca panas mulai mendominasi, hujan belum benar-benar hilang. Wilayah seperti Riau, Sumut, Jambi, hingga Bangka Belitung masih diguyur hujan lebat, sementara hujan sedang juga terlihat di sebagian besar daerah dari Sumatra sampai Papua.
BMKG menjelaskan bahwa cuaca tidak menentu ini terjadi karena Indonesia sedang berada di masa peralihan musim. Beberapa fenomena atmosfer, seperti bibit siklon tropis 99W, gelombang Kelvin dan Rossby, serta tekanan rendah di sekitar Laut Cina Selatan dan perairan selatan Jawa-Bali, ikut memengaruhi kondisi.
Akibatnya, masyarakat diminta untuk:
- Waspada terhadap panas ekstrem, terutama saat siang-sore
- Menghindari paparan sinar matahari langsung terlalu lama
- Tetap terhidrasi dan menjaga daya tahan tubuh
- Siaga terhadap hujan singkat yang bisa disertai kilat dan petir
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!