Pameran Tunggal ke-7 Ketut Adi Candra “ Tantra “ di Balai Budaya Jakarta

ED
Kamis, 6 April 2023 | 10:58 WIB
Bagikan
Pameran Tunggal ke-7 Ketut Adi Candra “ Tantra “ di Balai Budaya Jakarta

VISI.NEWS | JAKARTA - Perupa asal Bali, I Ketut Adi Candra menggelar pameran tunggalnya yang ke -7 di Balai Budaya, Jakarta mulai 7 April 2023. Sebuah pameran yang ia siapkan dalam kurun beberapa tahun terakhir, dimasa pandemi masih begitu dahsyat efeknya dalam berbagai lini kehidupan, bukan saja di Indonesia tapi seluruh dunia.

Pameran tunggal ini tentu sangat penting dalam perjalanan berkesenian bagi dirinya yang terlahir dari keluarga sederhana. Sejak dari kecil ia sudah mengenal dan berkecimpung di dunia seni di tanah kelahirannya di Pulau Dewata yang sohor dengan keindahan alam serta budaya, adat istiadat kuat mengakar kedalam tiap sendi-sendi kehidupan. Seni budaya berjalan beriring indah dengan kegiatan keagamaan, juga tetap menjaga dan memelihara semua yang diajarkan para leluhurnya secara turun- temurun.

Pameran tunggal dengan tema “ Tantra “ ini menampilkan karya- karya mutakhir dari perupa yang sangat aktif melakukan berbagai kegiatan spiritualnya sejak belasan tahun lalu. Karya-karya yang ditampilkan bukan hanya mengeksplorasi keindahan secara visual belaka, lukisan-lukisannya juga merupakan ungkapan kepekaan rasa, pergulatan batin, perjalanan spiritual, juga ungkapan rasa syukur serta pengormatan tinggi kepada Ibu Semesta.

Dalam beberapa catatannya Merwan Yusuf selaku kurator pameran menyebutkan bahwa, karya-karya Ketut Adi Candra dibangun oleh beberapa unsur yang paling kental, yaitu proses perjalanan pribadinya semenjak kecil hingga dewasa, dan sebagai kepala keluarga rumah tangga, seniman sekaligus Pemangku.

Dari berbagai proses panjang pembentukan dirinya, kata Yusuf, Ketut Adi Candra berupaya mengenyampingkan sikap ego yang berlebihan, namun tetap menjaga sikap kritis, serta kesediaan melayani untuk sesama. Dengan kesadaran seperti itulah ia meyakini telah memberi makna dalam menjalankan hidup ini buat dirinya dan orang lain. Hasil pendalaman serta perenungan pelukis dinyatakannya dengan Tri Hipta, sebagai acuan melukis, yaitu harmoni dan keseimbangan. Maka kita akan membaca, kemudian bagaimana lukisan itu tidak hanya semata-mata lukisan, karena lukisan itu alat untuk memindahkan kekuatan Spiritualitas dan Magis yang tidak bisa dilihat di karya visual tersebut.

"Beberapa proses yang luar biasa dan perjalanan-perjalanan Adi Candra ini dimulai dari penerapan, pembelajaran, pemaknaan, proses kritis, orientasi dan pemilihan serta penceburan total pematangan itulah ia tidak ragu dalam bersikap, tidak ragu dalam menentukan pilihan dengan hadirnya Rehipta, dan kemudian dengan tema 'Tantra' itu adalah berkat kematangan visual maupun spiritualitas, sehingga ada nilai-nilai, bagaimana Mantra, Tantra dihadirkan dalam puisi , dan bagaimana Mantra dihadirkan dalam visualisasi seperti yang diterjemahkan oleh karya-karya Ketut Adi Candra," ungkapnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.