Pahami Gejala dan Bahaya Asam Urat Tinggi
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 1 Februari 2025 | 01:20 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Asam urat tinggi atau yang dikenal dengan istilah hyperuricemia terjadi saat kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal. Asam urat terbentuk dari purin, senyawa yang berasal dari makanan tertentu maupun yang diproduksi tubuh. Kadar asam urat yang normal tidak menimbulkan masalah, tetapi kelebihannya dapat menimbulkan gangguan kesehatan.
Kadar asam urat yang normal untuk wanita adalah antara 1,5–6,0 mg/dL, sementara untuk pria antara 2,5–7,0 mg/dL. Jika kadar asam urat melebihi batas tersebut, gejala-gejala kesehatan tertentu bisa muncul.
Menurut dokter spesialis penyakit dalam, Muhammad Pranandi, kelebihan asam urat dapat mengendap di sendi, terutama di ujung kaki dan tangan, menyebabkan rasa sakit yang khas di area tersebut. Gejala lain yang sering muncul termasuk pembengkakan, kemerahan, kekakuan, dan sensasi hangat atau terbakar pada sendi. Jika Anda merasakan gejala-gejala ini, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk diagnosis yang tepat.
Kadar asam urat yang tinggi juga bisa mengarah pada pembentukan batu ginjal, karena asam urat yang tidak dikeluarkan tubuh akan mengendap di ginjal. Pada orang dengan metabolisme yang buruk, purin bisa mengkristal di ginjal dan membentuk batu ginjal.
Makanan yang mengandung purin tinggi, seperti daging merah, jeroan, kacang-kacangan, seafood, dan minuman tinggi fruktosa, dapat meningkatkan kadar asam urat. Namun, tubuh juga memproduksi asam urat secara alami, dan dengan metabolisme yang baik, tubuh dapat mengolah purin dengan lebih efisien.
Untuk menjaga kadar asam urat tetap stabil, sangat penting untuk mengikuti diet yang sesuai. Dr. Mulianah Daya, Sp.GK, seorang ahli gizi, menekankan pentingnya diet yang disesuaikan dengan kebutuhan individu. Oleh karena itu, konsultasi dengan ahli gizi sangat diperlukan untuk menentukan diet yang tepat untuk kondisi kesehatan masing-masing individu. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!