P3K Harus Berpihak Terhadap Para Nakes, Haji Kusnadi : P3K Jalur Umum Diharapkan Bisa Ditutup
VISI.NEWS |BANDUNG - Tenaga kesehatan (nakes) dari berbagai daerah di Jawa Barat (Jabar) menuntut kejelasan status kepegawaian untuk formasi P3K maupun pengangkatan ASN.
Ribuan nakes di Jabar menyampaikan aspirasi untuk segera diangkat menjadi ASN dan meminta PP No 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja dihapus.
"Nakes honorer ketar-ketir dengan adanya rencana penghapusan tenaga honorer di pemerintahan, nakes memiliki peran vital," kata Anggota DPRD Jabar Haji Kusnadi.
Lebih lanjut Legislator Partai Golkar ini menjelaskan, nakes berpengaruh terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun di puskesmas. Ia meminta pemerintah agar mendata dan memetakan kebutuhan nakes, termasuk soal kejelasan status.
"Hal ini harus sesegera mungkin di-mapping, agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat terutama pemegang BPJS, KIS dan lainnya bisa tertangani," sambungnya.
Oleh karena itu, kebijakan pemerintah pusat dengan daerah sejatinya harus selaras, dan DPRD mendorong provinsi, daerah dan pusat, agar memenuhi (keinginan) nakes.
"Para nakes dan non nakes fasyankes ini dianggap ada di garda terdepan penanganan Covid-19, adanya PP Nomor 49 Tahun 2018, nakes ini seperti tidak dihargai pengorbanannya," ungkapnya.
Terakhir, guna menjamin kesetaraan dan kesejahteraan para nakes, Haji Kusnadi meminta agar Kemenpan-RB seyogianya dapat menambah kuota PPPK.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!