Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

OTT Beruntun Kepala Daerah, Alarm Serius Sistem Politik Daerah

ED
Rabu, 11 Maret 2026 | 08:05 WIB
Bagikan
OTT Beruntun Kepala Daerah, Alarm Serius Sistem Politik Daerah

Ia bahkan mengingatkan bahwa tanpa perbaikan mendasar, penangkapan kepala daerah oleh KPK bisa saja terjadi hampir setiap hari. “Ya pokoknya dari hulu ke hilir, kalau nggak, ya bisa setiap hari ada OTT,” ujar Bima Arya.

Meski begitu, ia menolak anggapan bahwa OTT tidak efektif. Bagi Bima Arya, operasi tangkap tangan tetap merupakan instrumen penting dalam penegakan hukum. Hanya saja, upaya tersebut harus diimbangi dengan strategi pencegahan yang lebih kuat.

Bukan kurang efektif, kita sangat mendukung penegakan hukum dan langkah OTT. Tapi, ternyata itu tidak cukup menghentikan tindak pidana korupsi, artinya harus dikuatkan di hulunya,” jelasnya.

Kasus terbaru yang menyeret Fikri Thobari terjadi pada Senin (9/3/2026), ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Rejang Lebong. Dalam operasi tersebut, penyidik KPK mengamankan sejumlah pihak yang diduga terkait dengan praktik suap proyek pemerintah daerah.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan total ada 13 orang yang diamankan dalam operasi tersebut. Mereka sempat menjalani pemeriksaan awal di kantor kepolisian setempat sebelum dibawa untuk proses lebih lanjut.

“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diduga terkait dengan suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong,” kata Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).

Penangkapan Fikri Thobari menjadi OTT kepala daerah kedua dalam sepekan. Sebelumnya, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, juga ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus yang berbeda. Fadia diketahui merupakan kader dari Partai Golkar.

Rentetan kasus ini kembali memunculkan kekhawatiran publik mengenai tingginya risiko korupsi di level pemerintahan daerah. Banyak pihak menilai, sistem politik lokal yang mahal serta lemahnya pengawasan menjadi faktor yang membuat kepala daerah rentan terjerat praktik korupsi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.