Osaka Tumbangkan Sabalenka, Cetak Sejarah di Wimbledon
Petenis Jepang, Naomi Osaka./visi.news/indosport.
Namun, Osaka tampil lebih tenang pada tie-break. Delapan ace yang dibukukannya sepanjang pertandingan menjadi salah satu faktor penting sebelum memastikan kemenangan melalui match point kedua.
Kemenangan tersebut membuat Osaka mencatatkan delapan kemenangan dari sembilan pertandingan di lapangan rumput musim ini. Catatan itu sekaligus menjadi jumlah kemenangan terbanyak yang pernah ia raih di permukaan rumput dalam satu musim.
Petenis berusia 28 tahun itu juga menjadi petenis putri Jepang ketiga yang mencapai perempat final tunggal Wimbledon pada era Open setelah Kimiko Date dan Ai Sugiyama.
Pencapaian tersebut menjadi perempat final Grand Slam keenam sepanjang karier Osaka dan yang pertama di luar lapangan keras.
Pada babak perempat final, Osaka akan menghadapi Karolina Muchova dalam pertemuan ketujuh mereka. Pertandingan tersebut juga menjadi ulangan final Bad Homburg pekan lalu, ketika Osaka terpaksa mengundurkan diri akibat cedera.
Sementara itu, Sabalenka mengakui tidak mampu mengimbangi permainan Osaka pada pertandingan tersebut.
"Saya merasa level permainan saya sangat rendah hari ini, sementara dia bermain dalam performa terbaiknya. Saya sudah melakukan semua yang saya bisa dengan kondisi yang saya miliki hari ini, dan dia pantas meraih kemenangan," ujar Sabalenka.
Meski gagal melangkah lebih jauh di Wimbledon, Sabalenka dipastikan tetap mempertahankan posisi sebagai petenis nomor satu dunia setelah Elena Rybakina tersingkir pada babak ketiga.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!