Ngawangkong Bareng Ngabedaskeun Bahas Soal Kode Etik Jurnalistik

ED
Selasa, 6 Februari 2024 | 22:57 WIB
Bagikan
Ngawangkong Bareng Ngabedaskeun Bahas Soal Kode Etik Jurnalistik

Yosep berpesan kepada para wartawan untuk membantu dan mensosialisasikan masyarakat untuk menggunakan hak politiknya pada Pemilu 14 Februari 2024.

Pada kesempatan itu, Yosep memiliki kebanggaan tersendiri tentang pers. Karena para wartawan bekerja olah kata, yang diubah menjadi narasi berita yang ditayangkan melalui media cetak, online dan televisi. "Sangat luar biasa pekerjaan teman teman wartawan ini," katanya.

Yosep berharap para wartawan untuk memahami etika secara umum, sehingga tidak akan menyimpang dari kemerdekaan pers dan tanggungjawab pers.

"Wartawan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar sebagai pilar keempat di negara kita ini," ujarnya.

Sementara itu, Rahmat Sudarmaji mengatakan, berdasarkan hasil survei di lapangan, wartawan yang membaca dan memahami KEJ sangat minim dan masih dibawah 50 persen.

Rahmat turut mengapresiasi langkah Pemkab Bandung, yaitu Bupati Bandung dan Diskominfo Kabupaten Bandung yang sudah menunjukkan keterbukaan informasi publik. "Untuk itu, saran saya taati KEJ," harapnya.

Di tempat sama, Akademisi Enjang mengatakan bahwa fungsi wartawan adalah kontrol sosial. Ia menyebutkan bahwa wartawan itu berbahaya jika melakukan gibah atau membicarakan tidak sesuai fakta.

"Apalagi dengan berbicara gibah itu dengan tujuan membunuh karakter orang, untuk meramaikan suasana. Gibah sangat berbahaya, karena memberitakan tanpa fakta," ucapnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.