Ngaji Kebangsaan, BPET MUI Libatkan Ulama hingga Tingkat Kecamatan
“Kalau di Bogor argumentasinya adalah setiap aksi terorisme pasti ada jaringan Bogor. Mengapa di DKI, sasaran target aksi terorisme selalu di DKI Jakarta, entah itu Jakarta Pusat entah itu di Jakarta yang lainnya. Siapa yang pasok? Itu tadi Bogor dan Bekasi salah satunya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syauqillah juga menyampaikan bahwa merupakan tugas kita bersama bersama (MUI), untuk menularkan energi Islam Wasathiyah kepada jamaah di akar rumput alias di daerah.
“Kami yakin MUI sudah pada garis Islam wasathiyah, tapi bagaimana energi Islam wasathiyah itu ditularkan ke jamaah di akar rumput, itulah tugas kita bersama,” ujarnya.
Syauqillah membeberkan bahwa sebelumnya BPET menggelar Ngaji Kebangsaan di Walikota Jakarta Barat yang merupakan stakeholder pemerintah.
Kali ini digelar di pondok pesantren yang merupakan pilar pendidikan Islam di Indonesia.
“Jadi kami juga berupaya untuk melibatkan seluruh stakeholder yang ada di Republik tercinta ini,” imbuhnya.
Terakhir, Ketua BPET MUI ini menyampaikan bahwa teman-teman di BPET adalah parak akvitis anti-terorisme yang sudah malang melintang dalam menangani ekstremisme dan terorisme.
“Dan kami mendapatkan mandat dari para ulama untuk menggawangi penanggulangan ekstremisme dan terorisme di bawah wadah Majelis Ulama Indonesia,” kata dia. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!