Nataru 2024-2025: Jasa Marga Tak Berikan Diskon untuk Tarif Tol
Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, menyatakan, diskon tarif tol ini pun memerlukan kesepakatan bersama dengan ATI.
“Diskon tarif tol juga memerlukan kesepakatan bersama dengan ATI, seperti yang disampaikan oleh Bapak Subakti.” lanjutnya.
Salah satu alasan BUJT menerapkan diskon tarif tol adalah untuk mengurangi kemacetan di gerbang tol, terutama selama puncak pergerakan arus mudik atau libur panjang.
Kementerian Perhubungan mencatat bahwa diperkirakan ada sekitar 110,67 juta orang yang akan melakukan perjalanan selama libur Nataru, dengan sekitar 53,78 persen atau 59,52 juta di antaranya menggunakan kendaraan pribadi, terdiri dari 39,2 juta mobil dan 19,6 juta motor.
Sisa pergerakan akan menggunakan moda transportasi lain seperti bus, kereta api, pesawat, dan kapal penyeberangan. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!