Nasril Bahar Sebut Kemendag Harus Memperkuat Instrumen Resi Gudang

Desi Rossilawati
Rabu, 20 November 2024 | 18:35 WIB
Bagikan
Nasril Bahar Sebut Kemendag Harus Memperkuat Instrumen Resi Gudang
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI mengatakan salah satu program Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang paling utama adalah pengamanan pasar dalam negeri yang hari ini juga masih diragukan. Salah satu instrumen yang harus diperkuat dalam pengamanan pasar negeri adalah instrumen resi gudang, Nasril menyatakan bila hal ini adalah salah satu instrumen penting yang berada di kemendag. "Instrumen resi gudang ini harus diperkuat mumpung APBN telah memberikan dukungan subsidi terhadap resi gudang kalau resi gudang ini tidak hidup berarti harga komoditi ini tidak stabil di kalangan petani," kata Nasril dalam Raker Komisi VI DPR RI bersama Menteri Perdagangan, Rabu (20/11/2024). Untuk itu, Nasril menegaskan bila sinergisitas antara DPR dan Pemerintah ini harus kuat, instrumen resi gudang ini harus didukung oleh DPR dan pemerintahan. Hal tersebut juga penting untuk petani, dengan adanya resi gudang maka para petani ini akan bisa menghindari pinjaman kepada petani. Nasril menegaskan bila Komisi VI DPR RI akan memberikan dukungan politik kepada penguatan instrumen resi gudang karena memang dampaknya akan dirasakan langsung oleh Petani. "Kalau misal petani mau panen itulah gunanya resi gudang dan hari ini dari beberapa kementerian lain kurang memberikan dukungan politik kalau DPR tentu memberi dukungan karena hampir seluruh anggota komisi vi ini mempunya petani binaan dan petani yang berada di lingkungan dapil," tegasnya. "Sehingga program pengamanan pasar dalam negeri ini salah satunya yang berada di bawah kemendag kami memberikan dukungan pada program resi gudang," demikian sambungnya. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.