Nama Bagian-bagian Ka'bah yang Perlu Diketahui oleh Calon Jemaah
Di tempat ini, setiap doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT diyakini akan diijabah. Al-Hathim juga digunakan untuk menyebut tempat pancuran, karena Baitullah ditinggikan, sementara area tersebut dibiarkan hancur (muhaththam).
6. Pintu Ka'bah
Ketika Nabi Ibrahim AS membangun Ka'bah, beliau membuat dua pintu yang menempel langsung ke tanah. Salah satu pintu terletak di bagian timur setelah Hajar Aswad, sementara pintu lainnya terletak di bagian barat setelah rukun Yamani, yang bertolak belakang dengan pintu timur.
Kedua pintu tersebut tidak memiliki daun pintu. Namun, ketika kaum Quraisy merenovasi Ka'bah, mereka meninggikan pintu timur sekitar 2 meter dari permukaan tanah. Selain itu, mereka juga memasang satu daun pintu yang bisa dibuka dan ditutup.
Pintu barat kemudian dihilangkan, dan pintu timur tersebutlah yang digunakan hingga kini, yang dibuka setiap Senin dan Kamis.
Menurut Ibnu Jubar, pintu Ka'bah terletak di dinding antara rukun Iraqi dan rukun Hajar Aswad, dengan jarak sekitar 5,1 meter. Area antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah ini dikenal dengan nama multazam.
Pintu ini seluruhnya dilapisi perak dan dihiasi dengan pahatan dekorasi. Menurut Pits (1680), seluruh bagian pintu tersebut dilapisi perak. Berdasarkan pengukuran terbaru, pintu tersebut memiliki panjang 312 cm, lebar 168 cm, dan ketebalan 50 cm. Selain itu, pintu ini mengandung 280 gram emas murni dan dilengkapi dengan dekorasi bertema Islam serta beberapa ayat Al-Qur'an.
7. Al-Mustajab
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!