Museum Nasional Kembali Dibuka, Mendikbud: Bisa Menjadi Ruang Publik Edukatif
VISI.NEWS | JAKARTA - Museum Nasional Indonesia akan kembali dibuka pada Selasa (15/10/2024) setelah setahun ditutup sementara akibat bencana kebakaran.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, dibukanya Museum Nasional Indonesia tidak hanya sebagai revitalisasi, tetapi juga penghidupan ruang publik.
"Setahun pasca-kebakaran Museum Nasional Indonesia tidak hanya direvitaslisasi dan dipulihkan. Tetapi juga dihidupkan kembali sebagai ruang publik yang edukatif dan menyenangkan," kata Nadiem dikutip dari akun Instagram resminya, Senin (14/10/2024).
Nadiem menuturkan, kembali dibukanya Museum Nasional Indonesia juga mewarnai langkah reimajinasi warisan budaya.
Revitalisasi Museum Nasional Indonesia juga merupakan hasil transformasi menyeluruh mulai dari kuratorial, koleksi, estetika, pengelolaan, hingga infrastruktur.
"Ini semua demi menciptakan ruang yang mendidik sekaligus menyenangkan," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) RI Hilmar Farid mengatakan, Museum Nasional Indonesia akan menjadi standar baru museum di Indonesia.
"Peran baru MNI sebagai standar baru bagi permuseuman di Indonesia dengan fasilitas modern, pameran interaktif, dan pengalaman edukatif mengenai perjalanan peradaban dan budaya bangsa Indonesia yang menyeluruh dan mendalam," kata Hilmar, Senin (14/10/2024).
Museum Nasional Indonesia ditutup imbas kebakaran yang terjadi pada 16 September 2023. Selama penutupan tersebut, dilakukan revitalisasi demi keoptimalan sarana dan prasarana museum.
Dalam revitalisasi tersebut, pengelola menambah ruang anak dan ragam ruang temporer di Museum Nasional Indonesia untuk kegiatan publik.
"Serta perpustakaan, tempat penyimpanan dan pengelolaan koleksi, hingga laboratorium konservasi yang akan menjadi salah satu yang terlengkap di Asia Tenggara," terang Penanggung Jawab Unit Museum Nasional Indonesia, Ni Luh Putu Chandra Dewi.
Diharapkan, ke depan Museum Nasional Indonesia dapat terus berkembang. Baik menambah ruang publik yang lebih inklusif maupun perbaikan kualitas ruangan.
"Serta penciptaan program-program hiburan edukatif yang rutin, seperti layanan operasional museum malam," jelas Chandra. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!