Museum Airlangga, Menjaga Jejak Kediri dari Era Raja hingga Kemerdekaan
- Memasuki Tahun Baru 1448 Hijriah, Tim Gowes VISI.NEWS yang terdiri atas Aep S. Abdullah, Edi Sudjono, dan Untung Sumarsono memulai perjalanan napak tilas sejarah dengan tema "Gowes Sejarah". Kegiatan yang berlangsung selama sembilan hari, mulai 1 hingga 9 Muharram 1448 H ini menjadi upaya menelusuri jejak-jejak peradaban Islam dan sejarah bangsa di Kota Solo Jawa Tengah dan beberapa kota di Jawa Timur.
VISI.NEWS | KEDIRI – Perjalanan napak tilas sejarah yang dilakukan Tim Gowes VISI.NEWS pada Sabtu (20/6/2026) membawa rombongan mengunjungi Museum Airlangga yang berada di Jalan Lingkar Maskumambang, Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Museum yang berada di bawah pengelolaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Pemerintah Kota Kediri itu menjadi salah satu pusat penyimpanan warisan sejarah dan budaya penting di kawasan Kediri Raya.
Di tengah suasana yang tenang dan asri, museum ini menyimpan berbagai koleksi yang merekam perjalanan panjang peradaban Kediri, mulai dari masa kerajaan kuno, era kolonial, hingga Indonesia modern. Setiap tahunnya museum ini menjadi tujuan pelajar, peneliti, hingga wisatawan umum yang ingin mengenal lebih dekat sejarah Kediri.
Menurut Andi Rahardi (40), petugas dari dinas yang bertugas di museum tersebut, rata-rata jumlah pengunjung mencapai 100 hingga 200 orang. Sebagian besar merupakan masyarakat umum, meski tidak sedikit pula rombongan pelajar yang datang untuk belajar sejarah secara langsung.
“Di sini ada dua gedung utama, yaitu gedung koleksi kepurbakalaan dan gedung etnografi. Saat ini sebagian masih menunggu penyelesaian renovasi,” ujarnya saat mendampingi kunjungan Tim Gowes VISI.NEWS.
Warisan Raja Bameswara
Salah satu koleksi yang menarik perhatian adalah sebuah bak mandi batu dan jambangan batu peninggalan masa Kerajaan Kediri. Benda bersejarah tersebut diperkirakan dibuat pada tahun 1119 Masehi pada masa pemerintahan Raja Bameswara, penguasa Kediri yang memerintah sebelum Raja Sri Aji Jayabaya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!