MUI Berencana Buka Cabang di Luar Negeri
Komisi juga akan melakukan penjajagan peluang beasiswa bagi mahasiswa asing untuk belajar di Indonesia.
Penjajagan ini rencananya akan dituju kepada beberapa kementerian seperti Kemenag, Kemdikbud, Perguruan Tinggi atau negara sahabat.
Kajian dunia Islam juga akan digelar melanjutkan apa yang telah dilakukan tahun sebelumnya. Tahun 2023 akan digelar sebanyak 4 kali. Pembicaranya adalah duta besar negara Islam, pemuka agama di luar negeri, dan diaspora Indonesia di luar negeri.
Komisi HLNKI juga akan melakukan penerjemahan & penerbitan buku, di antaranya adalah penerjemahan buku “Diplomasi Wasathiyyatul Islam MUI” ke bahasa Inggris & Arab. Selain itu juga akan diterjemahkan berbagai produk MUI seperti fatwa-fatwa dan buku bermitra dengan komisi/lembaga terkait di lingkungan MUI.
Kegiatan Multaqo Ulama Moderasi Indonesia dan promosi Islam Indonesia di Maroko juga akan digelar tahun ini.
Selain itu, juga direncanakan kunjungan muhibah ke Uzbekistan terkait kerja sama wisata halal, dan kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Indonesia di Hebron (RSIH).
Komisi HLNKI juga tetap melanjutkan respons terhadap berbagai isu strategis di dunia Islam dan keberagamaan global.
Sepanjang tahun 2021-2022 yang lalu, Komisi HLNKI telah mengeluarkan respons terhadap isu Palestina, Afghanistan, dan berbagai problem di antaranya masalah Islamophobia di dunia Islam.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!