MoU COE MSME Halal Tel-U dan PC RMI NU Kab. Bandung untuk Program Forbis
Nuslih Jamiat yang didaulat dalam rapat tersebut sebagai ketua forum bisnis Pesantren (Forbis), merinci semua hal secara detail untuk langkah-langkah strategis apa saja yang bisa dipersiapkan, sehingga diharap ancang-ancang persiapan jauh-jauh hari ini, dimaksudkan bisa memberi kelancaran dan suksesnya pelaksanaan Agenda Forbis.
"adanya program Forbis ini, dipersiapkan bagi pembekalan kalangan dunia pesantren di bidang penguatana ekonomi dan bisnis pesantren, sehingga Pesantren-Pesantren yang ada di Kab. Bandung dalam naungan PC RMI NU, bisa melihat potensi Pesantrennya untuk dikuatkan, sehingga muncul kekuatan pemberdayaan kemandirian Pesantrennya." Papar Nuslih
Susunan kepanitiaan dari CoE MSME Halal untuk program Forbis, yang di rancang sebagai salah satu program kegiatan CoE ini, merupakan kiprah Center Of Excellence Smart Micro Medium Enterprise dan Halal Ecosystem untuk mengisi program kekosongan dari OPOP Jabar yang tidak berlanjut.
Dimana para pelaku dalam program One Pesantren One Product yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (OPOP Jabar) beberapa waktu lalu, baik sebagai Narasumber, maupun jurinya, banyak mengambil dari dosen-dosen Tel-U yang saat ini berada dalam Forbis yang di gagas CoE MSME Halal, dan CoE Halal ini diharap mengambil peran besar, bagi memajukan kemandirian dunia Pesantren, yang berawal dari Kab. Bandung, dan akan berlanjut terus untuk Pesantren di seluruh Jawa Barat, dan Indonesia pada akhirnya.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!