Mori Hanafi Soroti Sinergi Program BUMDes dan Koperasi Desa
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, menekankan pentingnya sinergi dan keterbukaan dalam pelaksanaan program-program Kementerian Desa serta Kementerian Transmigrasi.
Mori menilai secara normatif program yang dipaparkan para menteri sudah baik, namun ia menyoroti perlunya hubungan yang lebih terbuka antara pemerintah dan DPR, khususnya dalam pelaksanaan program di tingkat desa.
“Program yang Bapak sampaikan ini kan sejatinya program bersama. Kita berada di posisi yang sama dan punya tanggung jawab yang sama,” ujar Mori dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Menteri Transmigrasi, Selasa (3/2/2026).
Salah satu perhatian utama Mori adalah program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ia menyinggung rencana bantuan terhadap sekitar 1.200 BUMDes dengan estimasi bantuan sekitar Rp74 juta per desa.
Menurutnya, DPR seharusnya tidak dibatasi dalam mengetahui lokasi dan daftar desa penerima bantuan.
“Data desa penerima itu ada di Bapak Menteri. Tidak perlu kami menyebutkan satu per satu, tapi jangan sampai kami datang ke desa tanpa tahu apa yang sebenarnya menjadi hak mereka,” tegasnya.
Ia menilai keterbukaan data penting agar tidak ada sekat antara pemerintah dan DPR dalam menyampaikan program kepada masyarakat desa.
Selain BUMDes, Mori juga menyoroti rencana pengembangan Koperasi Desa (Kopdes) yang sebagian modalnya bersumber dari dana desa, dengan skema pembagian keuntungan hingga 20 persen masuk ke kas desa.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!