BMKG: Bandung Diguyur Hujan Sore Ini, Suhu 17–32 Derajat Celsius 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 BMKG: Bandung Diguyur Hujan Sore Ini, Suhu 17–32 Derajat Celsius 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026

Modus Baru di Gmail: Email Terverifikasi Tapi Menjebak

Desi Rossilawati
Selasa, 6 Mei 2025 | 22:30 WIB
Bagikan
Modus Baru di Gmail: Email Terverifikasi Tapi Menjebak
VISI.NEWS | BANDUNG - Pengguna Gmail harus makin waspada. Penjahat siber kini punya cara baru buat ngelabui korban lewat email yang kelihatannya 100% asli. Bahkan alamat pengirimnya seperti 'no-reply@google.com' dan lolos semua sistem keamanan Google. Serangan ini disebut DKIM Replay Phishing, di mana pelaku memanfaatkan celah di sistem autentikasi email Google. Mereka mengirim email seolah-olah dari Google, lengkap dengan peringatan keamanan yang terlihat sah. Padahal, itu hanya umpan buat mencuri akun. Salah satu yang jadi target adalah pengembang utama Ethereum Name Service (ENS). Ia menerima email ancaman hukum dari Google, tapi setelah dicek, tautannya mengarah ke situs palsu yang dibangun pakai Google Sites. Jadi meski masih 'di dalam' layanan Google, alamatnya bukan dari domain resmi seperti accounts.google.com. Teknik ini juga pernah dipakai buat jebakan di PayPal. Jadi, jangan asal percaya tampilan! Penipu bisa menyisipkan tautan berbahaya di balik notifikasi yang tampak sah.

Tips Aman:

  • Selalu periksa URL sebelum klik.
  • Jangan pernah masukkan data login dari tautan mencurigakan.
  • Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA).
  • Waspadai email yang menyuruh login ulang, apalagi disertai ancaman.
@ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.