Mitra Bukalapak Tingkatkan Inklusi dan Literasi Keuangan Pemilik Warung di Sumatera

ED
Selasa, 21 Mei 2024 | 17:38 WIB
Bagikan
Mitra Bukalapak Tingkatkan Inklusi dan Literasi Keuangan Pemilik Warung di Sumatera

Untuk memastikan pemahaman yang menyeluruh terkait literasi digital serta fitur-fitur keuangan yang dapat dikembangkan di warung, Mitra Bukalapak menggelar program edukatif SKJ di Medan dan Pekanbaru pada Kamis (23/05) mendatang. SKJ tidak hanya mengajak pemilik warung berjejaring, melainkan belajar untuk memahami cara memaksimalkan potensi bisnis mereka dengan menggunakan produk-produk dan layanan yang semakin canggih. Materi yang disajikan dalam SKJ juga mencakup tips menghadapi persaingan bisnis dan pemanfaatan QRIS, mulai dari cara mendapatkan kode, proses operasional, hingga mendapatkan keuntungan melalui QRIS untuk dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari di warung.

“Dalam kegiatan SKJ ini, kami harap pemilik warung dapat meraup keuntungan lebih besar hingga tiga kali lipat berkat transformasi dengan produk virtual. Pengetahuan yang didapatkan juga diharapkan dapat ditularkan melalui komunitas terdekatnya dan mempercepat peningkatan angka literasi yang ada. Dengan demikian, kesuksesan mereka dapat memberi dampak berkelanjutan, menginspirasi pemilik warung lainnya untuk lebih canggih berbisnis,” jelas Gitaditya Witono, AVP Brand Marketing dan Partnership Mitra Bukalapak.

Warung sebagai Pelopor Perubahan

Monika Sihombing, seorang Mitra dari Deli Serdang, sebelumnya hanya seorang pedagang dengan tenda di Pasar Nawacita Sampali yang menjual sembako dan pulsa. Namun, setelah bergabung dengan Mitra Bukalapak pada tahun 2018, Monika berhasil memiliki lapak tetap dan mengubah warung kelontongnya menjadi agen produk digital dan keuangan.

“Di sini saya menjadi satu-satunya pedagang yang menjual barang kebutuhan sehari-hari sekaligus melayani berbagai transaksi produk virtual. Alhasil, baik pembeli maupun sesama penjual bila memerlukan pulsa, token listrik, atau transfer uang akan datang ke warung,” ungkap Monika.

Transformasi bisnis Monika tidak hanya menghasilkan peningkatan pendapatan hingga 2-3 kali lipat, tetapi juga berhasil meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Berkat penjualan produk virtual, ia berhasil bangkit dari masa sulit setelah tempat tinggalnya terbakar.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.