Mimpi Empat Dekade Jadi Nyata, Como Tumbangkan Napoli Lewat Drama 13 Penalti
Minimnya peluang bersih membuat skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang. Tanpa perpanjangan waktu, pertandingan langsung ditentukan lewat adu penalti yang berlangsung menegangkan hingga penendang terakhir.
Dalam babak tos-tosan, kedua tim saling membalas gol. Namun dua kegagalan penendang Napoli menjadi penentu. Como akhirnya memastikan kemenangan 7-6 setelah Stanislav Lobotka gagal menuntaskan tugasnya sebagai algojo terakhir Napoli.
Kiper Como, Jean Butez, menyebut momen itu sebagai pencapaian bersejarah. “Kami tahu ini kesempatan besar untuk klub. Di adu penalti, yang terpenting adalah ketenangan, dan semua pemain menunjukkan keberanian mereka,” ujarnya.
Secara statistik, laga berjalan relatif seimbang. Como sedikit unggul dalam penguasaan bola dan akurasi operan, sementara jumlah tembakan kedua tim tak terpaut jauh. Namun efektivitas dan ketenangan di momen krusial menjadi pembeda utama.
Kekalahan ini membuat Napoli harus mengubur harapan di Coppa Italia, setelah sebelumnya juga tersingkir dari kompetisi Eropa. Fokus pasukan Antonio Conte kini sepenuhnya tertuju pada perburuan posisi empat besar Serie A. Sementara bagi Como, malam di Naples menjadi penanda bahwa mereka bukan sekadar tim kejutan, melainkan penantang serius yang siap melangkah lebih jauh.@fajar
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!