Michelin Ingatkan Bahaya Lengah Berkendaraan di Akhir Tahun

ED
Rabu, 24 Desember 2025 | 04:58 WIB
Bagikan
Michelin Ingatkan Bahaya Lengah Berkendaraan di Akhir Tahun

Memasuki musim hujan, kondisi jalan yang basah dan licin semakin meningkatkan risiko selip dan kehilangan kendali. Dalam situasi ini, daya cengkeram ban di jalan basah (wet grip) menjadi faktor penting bagi semua jenis kendaraan. Tapak ban dengan desain dan kedalaman yang optimal membantu mengalirkan air dari permukaan jalan, menjaga kontak ban dengan aspal, serta mengurangi risiko aquaplaning saat pengereman maupun bermanuver.

"Pada perjalanan jarak jauh, terutama saat kendaraan membawa muatan lebih dan digunakan lebih lama dari biasanya, kondisi ban menjadi semakin krusial. Wet grip yang optimal membantu pengendara menjaga kendali kendaraan di jalan basah, terlepas dari teknologi kendaraan yang digunakan," ujar Mochammad Fachrul Rozi, Product Manager Michelin Indonesia, dalam keterangan tertulis kepada VISI.NEWS.

Persiapan Kendaraan dan Perjalanan Sebelum Road Trip Sebelum memulai perjalanan, Michelin Indonesia menyarankan pengendara untuk memastikan kondisi ban, mulai dari tingkat keausan, tekanan angin sesuai rekomendasi, hingga ban cadangan dalam kondisi optimal. Pemeriksaan kendaraan secara menyeluruh juga perlu dilakukan, termasuk oli mesin, sistem pengereman, cairan pendingin, wiper, serta fungsi seluruh lampu kendaraan.

Selain itu, tekanan angin ban perlu mendapat perhatian khusus. Tekanan angin yang terlalu rendah akan meyebabkan ban menjadi cepat panas dan meningkatkan resiko terjadinya pecah ban saat digunakan dalam perjalanan. Sebaliknya, tekanan angin yang terlalu tinggi akan mengurangi kenyamanan dalam berkendara dan menurunkan daya cengkeram ban saat digunakan. Pemeriksaan tekanan angin sebaiknya dilakukan sebelum melakukan perjalanan disaat ban masih dalam kondisi dingin, sesuaikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan, untuk kendaraan roda empat stiker rekomendasi tekanan angin terdapat pada pilar B sisi pengemudi atau pada bagian tutup bahan bakar.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat di jalan, kendaraan sebaiknya dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan seperti segitiga pengaman, rompi reflektor, dongkrak dan kunci roda, serta alat pemadam api. Ban cadangan (spare tire) juga perlu dipastikan tersedia dan dalam kondisi layak pakai, termasuk tekanan anginnya. Perlengkapan tambahan seperti kotak P3K dan senter dapat membantu memberikan rasa aman selama perjalanan. Selain kesiapan kendaraan, persiapan perjalanan juga penting dilakukan dengan memeriksa kondisi lalu lintas dan cuaca, menyiapkan rute alternatif, serta menata barang bawaan agar tidak mengganggu visibilitas pengemudi atau membahayakan penumpang.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.