Mewujudkan Manajemen Risiko "Attack Surface", Trend Micro Mengadakan Tur Dunia "Risk to Resilience"
Riset baru Trend Micro juga menunjukkan, para eksekutif senior terus meremehkan peran penting keamanan siber dalam meningkatkan kesuksesan bisnis. Di sisi lain, meski lebih dari setengah pihak pengambil keputusan bisnis menyadari kaitan erat antara keamanan siber dan risiko bisnis, hanya sepertiga responden yang menilai keamanan siber sebagai risiko bisnis, bahkan 28% di antaranya sama sekali tidak memperhitungkan risiko siber. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya tingkat kesadaran dan investasi yang lebih besar dalam keamanan siber agar perusahaan dapat memitigasi risiko, serta mencapai resiliensi untuk jangka panjang.
Acara Trend Micro ini
menghadirkan pakar dan analis industri, serta mengulas data dan analisis tentang ancaman siber lewat sesi diskusi yang bersifat privat dan melibatkan pemimpin perusahaan. Diskusi ini menjadi sarana penting bagi pihak yang ingin meningkatkan pemahamannya tentang keamanan siber, serta dampaknya terhadap dunia bisnis masa kini. Tim Trend Micro juga melansir solusi yang dirancang untuk membantu tim keamanan siber, termasuk Trend One—platform manajemen keamanan siber dan attack surface yang inovatif dan terpadu.
Tur dunia Risk to Resilience akan menjangkau lebih dari 120 kota selama Maret hingga Juni. Rangkaian acara ini merupakan bagian dari misi Trend Micro untuk membantu perusahaan memitigasi risiko siber yang kian marak. Berikut jadwal tur dunia berikutnya di Asia Tenggara:
- Jakarta, Indonesia pada 24 Mei 2023 Kuala Lumpur, Malaysia pada 1 Juni 2023
- Bangkok, Thailand pada 9 Juni 2023. Tentang Trend Micro
Trend Micro, pemimpin industri keamanan siber global, melindungi pertukaran informasi digital di dunia. Dengan keahlian keamanan siber selama puluhan tahun, riset ancaman global, dan inovasi berkelanjutan, platform keamanan siber Trend Micro melindungi ratusan ribu organisasi dan jutaan orang pada teknologi cloud, perangkat, dan endpoint.
Sebagai pemimpin sektor keamanan siber pada teknologi cloud dan perusahaan, platform Trend Micro memiliki rangkaian teknik pertahanan canggih dari ancaman siber, dioptimalkan untuk lingkungan kerja seperti AWS, Microsoft, dan Google. Platform ini juga memberikan visibilitas terpusat yang menghasilkan respons dan deteksi yang lebih baik dan cepat. Didukung 7.000 tenaga kerja di 65 negara, Trend Micro membantu organisasi memperingkas dan mengamankan pihak-pihak yang terkoneksi. www.TrendMicro.com.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!