Meta AI Resmi Hadir di WhatsApp: Chatbot Pintar untuk Pengguna Global
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 22 Desember 2024 | 05:00 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Meta telah resmi meluncurkan chatbot kecerdasan buatan, Meta AI, di platform WhatsApp, menawarkan fitur menarik yang dapat diakses dalam grup obrolan. Dengan teknologi Meta Llama 3, yang merupakan generasi terbaru dari model bahasa buatan, Meta mengklaim bahwa Meta AI lebih cepat, cerdas, dan interaktif. Peluncuran ini bertujuan untuk memberikan pengalaman baru bagi pengguna WhatsApp dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan asisten digital.
Meta AI mulai beroperasi di WhatsApp pada September 2024 berbarengan dengan pembaruan aplikasi. Fitur ini tidak hanya berfungsi sebagai asisten digital, tetapi juga hadir dengan karakter-karakter unik yang masing-masing memiliki kepribadian berbeda. "Pesan dari Meta AI dibuat oleh AI menggunakan teknologi Meta sebagai respons atas prompt dan pesan yang dikirim ke AI. Pesan AI berbeda dengan pesan pribadi," terang WhatsApp melalui laman resmi mereka.
Saat ini, meskipun fitur ini sangat menarik, Meta AI hanya tersedia di negara tertentu. Beruntung, Indonesia menjadi salah satu negara yang mendapatkan akses lebih awal terhadap fitur ini. WhatsApp juga mencatat bahwa bahasa yang didukung oleh Meta AI saat ini mencakup Bahasa Arab, Hindi, Indonesia, Inggris, Portugis, Prancis, Spanyol, Tagalog, Thailand, dan Vietnam, meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna di berbagai wilayah.
Menurut pendiri Meta, Mark Zuckerberg, Meta AI telah berhasil menjangkau hampir 600 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia, sebuah angka yang sangat mengesankan untuk teknologi yang baru diluncurkan. Informasi ini disampaikan melalui sebuah postingan di media sosial Threads, di mana Zuckerberg menyampaikan kabar baik seiring dengan peluncuran model Llama 3.3 70B terbaru, yang menawarkan performa kompetitif dengan harga yang lebih terjangkau.
Ahmad Al-Dahle, Wakil Presiden AI Generatif di Meta, mengungkapkan bahwa Llama 3.3 memiliki skor lebih baik dibandingkan dengan pesaing seperti Gemini Pro 1.5 dari Google dan GPT-4o dari DeepAI. Zuckerberg juga memberikan sinyal mengenai rilis besar selanjutnya, yang akan menjadi peluncuran model Llama 4, mengindikasikan bahwa pembaruan Llama 3.3 adalah yang terakhir untuk tahun ini. Dengan peluncuran ini, Meta semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dalam inovasi teknologi kecerdasan buatan. @berlin
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!