Mesjid Marla Senilai Rp 2 Miliar di Darangdan Purwakarta Diresmikan Kajati Jabar
Sebagian besar materialnya, kata Asep, merupakan produk lokal karya pengrajin dan UKM warga Purwakarta, bata dari Citeko, pasir dari Palasari, dindingnya roster buatan pengrajin Citeko Tegal Waru dan para tukang asli dari desa Nagrak, desa Gunung Hejo dan desa Citapen Purwakarta. Semoga ini menjadi amal salih bagi mereka semua, Amiin.
"Mau coba merasakan Wedding atau Meeting di daerah pegunungan yang sejuk, indah, dan jauh dari hiruk pikuk perkotaan? Wajib masukkan tempat ini di list Venue Wedding, Meeting, dll. Pasalnya di Basement Masjid Marla telah dibangun Ruang Serbaguna. Ini tentunya akan membuat acara Pernikahan, Rapat, dan kegiatan pertemuan masyarakat lainnya akan terasa sangat berkesan dengan infaq yang sangat terjangkau masyarakat," ujarnya sedikit berpromosi.
Dana yang dikeluarkan dalam pembangunan Masjid Marla ini, kata Asep Ruslan, sebesar Rp.2 Miliar yang merupakan sumbangan dari para donatur yang luar biasa, yang tersebar dari berbagai kota. Sebagian besar merupakan jamaah Umrah, Haji dan Majelis Ta’lim Pengajian asuhan Pembina Masjid Marla sekaligus Pembina Yayasan Rahmat Lil Alamin (YARLA), yaitu Ust. Asep Rahmat.
Manajemen Masjid ini, setelah diresmikan, akan dikelola secara manajerial oleh seorang manajer masjid, anak muda enerjik warga Kec. Darangdan, yaitu Ust. Sopyan Abdillah, alumni Pesantren Gontor Jawa Timur, dibantu oleh beberapa asisten. "Mohon bimbingan dan bantuannya agar tugas pengelolaan masjid Marla ini berjalan dengan baik," harapnya.@mpa/asa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!