Meriahkan Hari Bhakti Postel ke-78, ITB dan Tel-U Resmikan Joint Lab dengan Huawei
Hal senada turut disampaikan oleh Dr. Tutun Juhana, Dekan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB. "Kami mengapresiasi Huawei sebagai pelaku TIK global yang mau berbagi ilmu dan pengalamannya dalam mewujudkan transformasi digital di Indonesia melalui pendirian laboratorium bersama ini yang akan menempatkan perguruan tinggi seperti ITB sebagai pusat penelitian dan inovasi yang berdaya guna bagi masyarakat dan industri," ujar Tutun.
Acara peresmian laboratorium bersama ini juga dihadiri oleh para pemangku kepentingan utama dalam ekosistem ini, termasuk Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), dan beberapa pelaku industri.
Sarwoto Atmosutarno, Ketua Umum MASTEL mengatakan, "Sebagai pelaku TIK global, Huawei dapat berbagi pengalaman dan wawasannya melalui laboratorium bersama ini untuk membantu perguruan tinggi mempersiapkan SDM digital berkualitas dan berdaya saing untuk menciptakan inovasi terbaru yang dapat memenuhi kebutuhan industri."
Hal senada disampaikan oleh Muhammad Arif, Ketua Umum APJII. "Industri di Indonesia harus melakukan transformasi digital agar tetap kompetitif. Inisiatif yang diluncurkan oleh Huawei yang membentuk laboratorium bersama dengan mitra perguruan tingginya yakni ITB dan Telkom University harus diapresiasi. Kehadiran Joint Lab ini memberikan kesempatan bagi pelaku industri untuk memanfaatkan inovasi teknologi yang dihasilkan oleh anak bangsa," kata Arif.
James Sun, Vice President, Huawei Indonesia, mengungkapkan bahwa laboratorium ini menjadi wujud nyata dari kolaborasi dan kontribusi ITB, Tel-U, dan Huawei dalam meningkatkan daya saing dan kapasitas para talenta digital tanah air agar Indonesia dapat mengambil peran lebih besar di pasar global. "Selain sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia TIK, laboratorium ini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi digital melalui inovasi-inovasi terbarunya sehingga dapat memberikan dampak yang besar bagi masyarakat. Penguatan kapasitas talenta digital akan menopang kesinambungan transformasi digital di Indonesia."
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!