Merger Gagal, Nissan Beralih Lirik Kerja Sama dengan Foxconn
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 11 Februari 2025 | 23:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Merger antara Nissan dan Honda resmi menemui jalan buntu setelah kedua perusahaan otomotif besar Jepang itu gagal mencapai kesepakatan. Nissan membatalkan rencana tersebut karena Honda hanya bersedia menjadikan Nissan sebagai anak perusahaan, sebagaimana dilaporkan Reuters.
CEO Nissan Makoto Uchida dan CEO Honda Toshihiro Mibe sempat menggelar pertemuan pada Kamis (6/2/2025) untuk membahas kesepakatan merger. Namun, perundingan tersebut berakhir tanpa titik temu.
Menyusul gagalnya merger dengan Honda, Nissan kini membuka peluang kerja sama dengan mitra baru, termasuk perusahaan teknologi multinasional asal Taiwan, Foxconn.
Foxconn, yang sebelumnya telah mendekati Nissan tahun lalu untuk kerja sama di bidang elektrifikasi, kembali menjadi kandidat utama setelah hambatan merger dengan Honda tersingkir.
Selain Nissan, Foxconn juga melirik Renault pemegang 36% saham Nissan dalam upaya membeli sebagian saham produsen otomotif tersebut. Namun, Renault tidak dapat menjual saham itu tanpa persetujuan dari Nissan.
Bagi Foxconn yang dikenal sebagai produsen iPhone dan iPad, kemitraan dengan Nissan merupakan peluang besar dalam pengembangan bisnis elektrifikasi kendaraan. Di sisi lain, aliansi ini berpotensi memperkuat posisi Nissan di industri otomotif berbasis teknologi listrik. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!