Merah Putih Menyusuri Nusantara, Lintangnusa Tebar Harapan
Momen hangat usai upacara bendera, anak-anak SD Ndayami berfoto di Bukit Ndapayami, Sumba, Nusa Tenggara Timur, pada 17 Agustus 2026. /visi.news/ist
Ada yang merayakannya dengan perlombaan, ada yang menghias kampung, menggelar parade, menyelenggarakan pertunjukan seni, hingga mengikuti upacara.
Namun, ada pula yang memilih merayakannya dengan menempuh perjalanan panjang, membawa Merah Putih dari satu daerah ke daerah lain, lalu menitipkan semangatnya kepada anak-anak di sekolah.
Dari Bandung hingga Sumba, perjalanan Lintangnusa menjadi cerita tentang Indonesia yang terbentang luas.
Tentang jalan yang panjang, pulau-pulau yang berbeda, masyarakat dengan latar belakang yang beragam, dan anak-anak yang memiliki mimpi masing-masing.
Di sepanjang perjalanan itu, Merah Putih menjadi benang merah yang menyatukan semuanya.
Dan ketika bendera akhirnya berkibar di halaman SD Negeri Ndayami, Sumba, pada 17 Agustus 2026, perjalanan tersebut menemukan pesan paling sederhananya: kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi tentang menyalakan harapan untuk masa depan.
Sebab, kemerdekaan akan selalu memiliki arti ketika semangatnya terus dibawa berjalan—dari satu generasi ke generasi berikutnya, dari satu daerah ke daerah lainnya, dan dari langkah kecil menjadi harapan besar bagi Indonesia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!