Menuju Mandiri, IKAPJ Perkuat Kolaborasi dan Jejaring Alumni Polije

ED
Abdul Ghofur
Jumat, 19 Juni 2026 | 23:12 WIB
Bagikan
Menuju Mandiri, IKAPJ Perkuat Kolaborasi dan Jejaring Alumni Polije

Jember — Politeknik Negeri Jember (Polije) terus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan vokasi dengan sektor industri melalui kerja sama strategis bersama Ikatan Keluarga Alumni Politeknik Negeri Jember (IKAPJ).

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung pada Kamis (18/6/2026) di Gedung A3 Polije. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk menyelaraskan program kerja antara kampus dan organisasi alumni, khususnya dalam meningkatkan kualitas lulusan agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan utama, salah satunya penguatan program magang mahasiswa serta upaya mempercepat penyerapan lulusan ke dunia industri. Polije menilai keberadaan alumni memiliki peran besar sebagai jembatan yang menghubungkan kebutuhan industri dengan kemampuan mahasiswa.

Jaringan alumni yang telah tersebar di berbagai bidang industri dinilai menjadi potensi besar dalam membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman kerja secara langsung. Selain itu, pengembangan konsep teaching factory juga menjadi perhatian dalam kolaborasi ini dengan melibatkan para praktisi industri agar proses pembelajaran semakin relevan dan aplikatif.

Direktur Politeknik Negeri Jember, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menyampaikan bahwa kerja sama dengan IKAPJ merupakan bagian dari strategi kampus dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan industri.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi aktif alumni dalam mendukung pengembangan kampus, terutama dalam membuka akses magang dan peluang kerja bagi mahasiswa maupun lulusan,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan tenaga pengajar bersama praktisi industri menjadi faktor penting untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi kuat serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

“Kolaborasi ini harus mampu menjawab perkembangan industri yang sangat dinamis. Keselarasan antara program kampus dan dukungan alumni menjadi kunci untuk menghadapi tantangan tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, IKAPJ menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan Polije. Salah satu fokus utama kepengurusan periode 2026–2031 adalah mendukung lulusan baru agar memiliki akses karier yang lebih luas melalui jaringan alumni.

Ketua Umum IKAPJ, Ir. H. Slamet Sulistiyono, S.P., M.Tr.P., IPM., ASEAN Eng., mengatakan bahwa organisasi alumni siap mengambil peran lebih besar dalam membantu mahasiswa dan lulusan Polije memasuki dunia profesional.

“Kami berkomitmen mengoptimalkan kekuatan jejaring alumni untuk membantu lulusan baru mendapatkan kesempatan kerja yang lebih luas. IKAPJ juga akan terus memperkuat kerja sama dengan kampus sebagai mitra strategis,” ungkapnya.

Ia menambahkan, IKAPJ juga tengah mendorong penguatan organisasi agar semakin profesional dan memiliki kemandirian secara finansial.

“Organisasi harus mampu berkembang secara mandiri sekaligus memberikan manfaat nyata bagi kampus dan perjalanan karier para alumni,” jelasnya.

Melalui kolaborasi yang semakin kuat antara Polije dan IKAPJ, diharapkan terbentuk ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki daya saing menghadapi perkembangan industri modern.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.