Menteri PUPR: E-Karting Nasional, Dorong Pariwisata dan Olahraga Otomotif
VISI.NEWS | BANDUNG - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan harapannya agar ajang Electric Karting Race (EKR) tidak hanya digelar di Kota Bandung dan di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada putaran kedua, namun juga dapat dilaksanakan di provinsi lain. “E-karting ini tidak hanya digelar di Kota Bandung dan di IKN pada putaran kedua nanti saja, tapi kalau bisa digelar di provinsi lain juga sehingga menjadi kegiatan nasional dan meningkatkan pariwisata nasional,” ujar Basuki saat Opening Ceremony Sirkuit Electric Vehicle (EV) PUPR.
EKR tahun ini diselenggarakan dalam dua ronde balapan. Ronde pertama dilaksanakan pada tanggal 3-4 Agustus 2024 di Sirkuit EV PUPR di Bandung. Sedangkan ronde kedua akan diselenggarakan pada tanggal 30 November-1 Desember 2024 di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Ajang ini memperebutkan Piala Menteri PUPR, yang diikuti oleh 32 peserta dari berbagai daerah. Mereka bertanding di berbagai kelas, antara lain kelas Senior, Junior, Perguruan Tinggi, dan Expert.
Kejuaraan ini sebelumnya telah sukses digelar pada tahun 2023, sebagai satu-satunya balap gokart listrik di Indonesia. Menurut Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, kesuksesan Electric Karting Race tidak lepas dari kepemimpinan Menteri PUPR yang memiliki visi luar biasa dalam memajukan olahraga otomotif Tanah Air. "Penyelenggaraan EKR ini membuktikan, Kementerian PUPR tidak saja peduli pada pembangunan infrastruktur, tapi juga peduli pada kebahagiaan masyarakat dengan menyediakan sarana untuk menyalurkan hobi,” kata Bambang.
Kegiatan ini melibatkan peserta perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia yaitu Universitas Samudra, Universitas Teknokrat Indonesia, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Tarumanagara, dan Universitas Trisakti. Lalu, Institut Teknologi PLN, Universitas Pendidikan Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Politeknik Negeri Bandung, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, dan Institut Teknologi Nasional Bandung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!