Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026

Menteri PPPA Klarifikasi Usulan Gerbong Wanita KRL

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 10:53 WIB
Bagikan
Menteri PPPA Klarifikasi Usulan Gerbong Wanita KRL

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi./visi.news/lentera.co.id.

VISI.NEWS | JAKARTA - Pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengenai usulan pemindahan gerbong wanita KRL Commuter Line ke bagian tengah rangkaian kereta memunculkan perdebatan publik. Usulan tersebut sebelumnya disampaikan usai kunjungan ke korban kecelakaan kereta di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi, Jawa Barat, yang kemudian viral di media sosial dan menuai beragam respons dari masyarakat.

Dalam perkembangan terbaru, Arifah menyampaikan permohonan maaf kepada publik melalui akun resmi Instagram Kementerian PPPA. Ia mengakui bahwa pernyataannya dalam situasi pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur tidak disampaikan secara tepat dan dapat menimbulkan salah tafsir di masyarakat.

"Terkait pernyataan saya pascainsiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Untuk itu saya memohon maaf sebesar besarnya kepada seluruh masyarakat khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut," kata Arifah.

Dari sisi konteks, pernyataan tersebut muncul dalam suasana duka setelah kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo yang menabrak bagian belakang KRL yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Insiden ini menimbulkan korban jiwa dan luka luka, yang seluruhnya dilaporkan berasal dari gerbong wanita. Situasi ini kemudian menjadi latar belakang munculnya usulan evaluasi terhadap penempatan gerbong khusus perempuan dalam rangkaian KRL.

Arifah sebelumnya menjelaskan bahwa usulan tersebut berangkat dari diskusi dengan pihak PT Kereta Api Indonesia terkait alasan teknis penempatan gerbong wanita di bagian depan atau belakang rangkaian. Ia menyebut bahwa selama ini posisi tersebut dipilih untuk alasan kenyamanan dan menghindari kepadatan penumpang di titik tertentu.

Namun dalam pernyataan lanjutan, ia menegaskan bahwa tidak ada maksud untuk mengabaikan aspek keselamatan penumpang lain ataupun mereduksi kebijakan yang sudah berjalan. Ia menyampaikan bahwa masukan tersebut semata mata merupakan bagian dari refleksi pascakejadian.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.