Menolak Euforia, Malen Pilih Rendah Hati di Tengah Malam Gemilang Roma
Kontribusi Malen juga terlihat dari hubungannya dengan para pemain muda Roma. Ia secara khusus memuji Niccolò Pisilli yang tampil penuh energi di lini tengah.
“Dia luar biasa, saya selalu berbicara dengannya saat latihan, kami membutuhkan pemain dengan energi seperti dia, dan dia membawa itu ke dalam tim,” ujar Malen.
Pisilli menilai kemenangan ini lahir dari pendekatan agresif dan disiplin yang diterapkan Roma sepanjang pertandingan.
“Itu adalah penampilan yang bagus, saya mencoba memberikan kontribusi saya, kami bermain dengan intensitas tinggi, dan terkadang menampilkan sepak bola berkualitas,” kata Pisilli.
Bagi Pisilli, tuntutan permainan modern tak lagi bisa ditawar.
“Pemain sepak bola modern harus mampu melakukan segalanya, terutama di lini tengah,” pungkasnya.
Di tengah kenangan berbagai tragedi musim-musim sebelumnya yang kerap menggagalkan ambisi Roma, kehadiran Malen menjadi simbol awal baru. Tanpa euforia berlebihan, Roma kini melangkah dengan keyakinan yang lebih terukur.@fajar
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!