Menkominfo Budi Arie Setiadi Tanggapi Penangkapan Mantan Staf Terkait Judi Online
ED
Editor
Shinta Dewi P
Selasa, 5 November 2024 | 19:30 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika di Kabinet Indonesia Maju, Budi Arie Setiadi, memberikan tanggapan mengenai penahanan beberapa mantan stafnya di Kementerian Komunikasi dan Informatika yang kini berubah menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital, oleh pihak kepolisian dengan tuduhan keterlibatan dalam perjudian daring.
"Bagus itu, sebagai langkah aparat penegak hukum kita apresiasi," katanya usai menghadiri agenda Deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional di Indonesia Arena Senayan, Jakarta, Sabtu (2/11/2024).
Budi Arie menyatakan bahwa ia menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum terkait mantan stafnya kepada kepolisian. Di sisi lain, setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koperasi pada 21 Oktober 2024, Budi Arie menyatakan keinginannya untuk lebih fokus pada isu-isu yang berkaitan dengan koperasi.
"Pokoknya kita hormati langkah aparat penegak hukum. Saya fokus urus koperasi dan rakyat," ujarnya.
Selama menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie telah memusatkan perhatian pada penanggulangan judi online. Sejak 17 Juli 2023 hingga 9 Oktober 2024, Kementerian Kominfo yang dipimpin olehnya telah berhasil memblokir akses terhadap 3,8 juta konten yang berkaitan dengan judi online.
Kementerian ini juga telah menutup lebih dari 31.751 halaman judi yang ditemukan di situs-situs lembaga pendidikan dan lebih dari 31.812 halaman judi pada situs lembaga pemerintahan.
Terkuaknya keterlibatan individu di Kementerian dalam praktik judi online ini bertentangan dengan aturan yang dikeluarkan oleh Budi Arie pada tahun 2023. Berbagai pernyataan dan langkah-langkah yang diambil Budi Arie dalam penanganan judi online di Indonesia selama masa jabatannya akan disoroti lebih lanjut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!