Menkomdigi: Anak Perlu Pendampingan Saat Gunakan Media Sosial
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 26 Juli 2025 | 17:30 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan bahwa anak-anak yang mengalami kekerasan di dunia digital tidak boleh tinggal diam. Ia mengimbau anak-anak untuk segera melaporkan kejadian yang mereka alami kepada orang tua, guru, atau pihak berwenang.
“Anak-anak tidak boleh diam jika mengalami perundungan, penipuan, atau ajakan mencurigakan dari orang asing di media sosial. Laporkan ke orang tua, guru, atau pihak berwenang. Negara hadir untuk melindungi kalian,” kata Meutya, Sabtu (26/7/2025).
Meutya menegaskan bahwa perlindungan anak di dunia maya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga perlu melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar. Menurutnya, anak-anak harus diajarkan untuk mengenali risiko dan tidak ragu mencari bantuan saat merasa tidak aman.
Dalam kunjungannya ke Sekolah Rakyat Sentra Handayani, Jakarta Timur, Meutya juga mengingatkan bahwa tidak semua platform digital cocok untuk anak-anak. Ia menyebutkan, platform yang memiliki potensi risiko tinggi, seperti konten kekerasan atau pornografi, harus dikenai pembatasan usia yang ketat.
“Platform dengan risiko tinggi hanya boleh diakses oleh anak-anak berusia 16 tahun ke atas, dan itu pun harus dengan pendampingan orang tua,” jelas Meutya.
Pemerintah, lanjutnya, tengah merancang klasifikasi platform digital berdasarkan tingkat risikonya: rendah, sedang, dan tinggi. Sistem ini akan menjadi dasar dalam menentukan batasan usia pengguna anak.
Berikut panduan klasifikasi usia akses platform menurut Meutya:
- Anak di bawah 13 tahun: hanya boleh mengakses platform edukatif dan ramah anak.
- Usia 13–15 tahun: diperbolehkan mengakses platform dengan risiko rendah sampai sedang.
- Usia 16–17 tahun: boleh mengakses platform berisiko tinggi dengan pengawasan orang tua.
- Usia 18 tahun ke atas: bebas mengakses seluruh kategori platform secara mandiri.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!