Menkes: Konsumsi Gula Berlebihan dan Kurang Olahraga Jadi Penyebab Utama Penyakit Mematikan di Indonesia
VISI.NEWS | SEMARANG - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengungkap kebiasaan warga Indonesia yang gemar mengonsumsi gula secara berlebihan dan kurang berolahraga. Ini menjadi pemicu timbulnya penyakit.
Hal itu ia sampaikan saat Pelepasan Peserta Merdeka Belajar Kampus Merdeka: KKN Tematik dan Magang di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (9/5/2025) sore.
“Kita musuhnya itu banyak makan gula. Banyak rakyat kita yang kebanyakan makan gula atau karbohidrat. Kalau banyak makan gula atau karbohidrat, nanti bisa kena (penyakit) gula, kolesterol, darah tinggi,” ujar Budi. Budi menyampaikan penyakit mematikan seperti stroke, serangan jantung, dan ginjal berasal dari konsumsi gula berlebihan.
Untuk itu, ia mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola makan sehat.
Ia mengungkapkan rata-rata warga Indonesia meninggal pada usia 74 tahun.
Bagi yang meninggal karena sakit sebelum mencapai usia itu, kata dia, biasanya mengalami stroke, serangan jantung, kanker, dan sakit ginjal.
“Ya, kalau enggak mau wafat, ukur tekanan darah harus 120-80. Gula darah harus di bawah 200. Kalau lebih tinggi ke puskesmas dikasih obat gratis. Ketiga, lemak darah atau kolesterol mesti di bawah 200. Kalau lebih tinggi datang ke puskesmas kasih obat,” ucapnya.
Selain itu, Budi menyayangkan pola hidup orang Indonesia yang ia sebut malas gerak dan berolahraga.
“Orang kita tuh banyak yang malas gerak. Sibuk, sibuk, sibuk, tapi tidak gerak. Ini bisa membuat Beliau yang bersangkutan lebih cepat wafat kalau tidak bergerak," ucap Budi.
Padahal, kecenderungan pola makan buruk beserta malas berolahraga memicu banyak penyakit, termasuk obesitas.
Dia menyebut idealnya angka aman lingkar perut laki-laki maksimal 90 centimeter dan perempuan 80 centimeter.
Untuk itu, ia meminta warga untuk rajin olahraga paling tidak 30 menit setiap harinya selama lima hari dalam seminggu.
Olahraga rutin harus dilakukan sampai umur 70 tahun.
Upaya itu dapat mencegah penyakit hati berlemak atau fatty lever. Olahraga juga disebut mampu memperkuat imunitas tubuh.
“Kalau lima itu teman-teman adik-adik diukur ya, apa tekanan darah, gula darah, lemak darah, ginjal sama lingkar perut. Insya Allah usianya 74 tahun,” katanya kepada mahasiswa KKN yang akan diterjunkan ke masyarakat di sejumlah daerah. Dalam menjaga pola hidup sehat, Budi juga meminta masyarakat untuk beristirahat dengan tidur malam yang cukup, minimal 6-8 jam sehari.
“Kita tidak boleh berhenti olahraga 30 menit sehari, 5 hari dalam seminggu sampai wafat. Dan yang ketiga mesti tidur dengan tenang, jangan berpikiran buruk sehingga terbawa mimpi,” ucap Menkes. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!