Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, Cimahi Pastikan Ketersediaan Pangan Aman
VISI.NEWS | CIMAHI - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi memastikan ketersediaan pangan di kota tersebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Cimahi, Tita Mariam, pada Senin (8/12/2025), yang menegaskan bahwa gejolak harga pangan dipastikan tidak ada, dengan kondisi pasar yang masih terlaporkan baik dan wajar.
"Untuk ketersediaan pangan jelang akhir tahun ini, kami pastikan aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat Kota Cimahi," kata Tita, yang menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin memantau dan mengawasi stok pangan di pasaran untuk memastikan kelancaran distribusi menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Pemkot Cimahi bekerja sama dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dalam mengawasi ketersediaan pangan di pasar. Menurut Tita, pengawasan ini sangat penting untuk menghindari kelangkaan barang, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat. "Kami pantau terus karena pangan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Jangan sampai ada laporan kelangkaan dan sebagainya. Tapi kami pastikan lagi sejauh ini aman dan cukup," ujarnya.
Meskipun ketersediaan pangan untuk masyarakat Kota Cimahi dijamin aman, Tita mengakui bahwa pasokan pangan di kota ini masih mengandalkan daerah lain, terutama untuk komoditas seperti beras dan sayuran. Hal ini karena wilayah Cimahi, yang terdiri dari tiga kecamatan dan 15 kelurahan, bukanlah daerah penghasil pangan utama. "Untuk pasokan pangan, kami masih mengandalkan dari luar daerah, termasuk beras. Kami berkolaborasi dengan daerah sekitar untuk memenuhi kebutuhan pangan di Cimahi," jelasnya.
Di tengah keterbatasan lahan pertanian di Kota Cimahi, Tita menegaskan pentingnya inovasi dalam bidang pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan secara lokal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah bekerja sama dengan kelompok tani untuk meningkatkan hasil pertanian yang ada. "Dengan inovasi di bidang pertanian ini, kami berharap dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus mengurangi dampak inflasi di Kota Cimahi," tambahnya.
Pemkot Cimahi juga menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah untuk menjaga stabilitas pasokan pangan dan mencegah lonjakan harga yang bisa membebani masyarakat, terutama menjelang libur panjang yang sering kali memicu peningkatan konsumsi. Dengan adanya pengawasan yang ketat dan kerja sama antar daerah, Pemkot Cimahi optimis bisa menjaga kestabilan harga pangan.
Selain itu, Tita juga menekankan bahwa Pemkot Cimahi akan terus berupaya memastikan akses masyarakat terhadap pangan dengan harga yang wajar dan terjangkau, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu. Program bantuan pangan dan subsidi akan terus berjalan untuk membantu meringankan beban warga yang membutuhkan.
Dengan persiapan yang matang dan pengawasan yang intensif, Pemkot Cimahi yakin dapat menghadapi lonjakan permintaan pangan yang biasanya terjadi menjelang libur panjang. Tita menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkomitmen untuk memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat tetap tercukupi selama masa liburan.
Pada akhirnya, Pemkot Cimahi berharap bahwa langkah-langkah preventif ini dapat menghindarkan terjadinya krisis pangan atau lonjakan harga yang tidak terkendali. Dengan menjaga kestabilan pasokan pangan dan meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak, diharapkan masyarakat Cimahi dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang tanpa khawatir akan kelangkaan pangan.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!